SindoJabar.Com – Ketua DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Bandung Barat (KBB) Tuti Turimayanti mengimbau Pemkab Bandung Barat memperkuat mitigasi daerah rawan bencana.
“Di tengah cuaca ekstream saat ini, saya mengimbau Pemkab Bandung Barat memitigasi daerah rawan bencana. Ini penting untuk meminimalisasi korban ketika bencana alam terjadi,” kata Ketua DPC PDIP KBB, Minggu (25/1/2026).
Kepada masyarakat, khususnya di Kabupaten Bandung Barat, Tuti berpesan untuk siap siaga menghadapi bencana alam yang sewaktu-waktu bisa terjadi.
Tuti bersama jajaran pengurus dan kader DPC PDIP KBB, mengunjungi lokasi bencana tanah longsor Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, KBB, Sabtu (24/1/2026) sore.
BREAKING NEWS Korban Longsor di Cisarua Bandung Barat, Ditemukan 8 Tewas dan 82 Hilang
Tuti Turimayanti dan jajaran menyalurkan bantuan kepada korban bencana longsor dan melihat kondisi wilayah terdampak.
Bantuan dari DPC PDIP KBB kepada korban, antara lain, kasur lipat, handuk, pakaian, selimut, pampers dan pembalut.
11 Warga Tewas dan 79 Hilang
“Kami turut berduka cita atas bencana longsor Desa Pasirlangu. Semoga evakuasi korban lancar dan mudah,” kata Tuti.
Di ketahui, bencana longsor di sertai aliran air deras melanda Kampung Babakan RT 05 dan RW 11 Pasirkuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, KBB pada Sabtu 24 Januari 2026, sekitar pukul 02.00 WIB.
Sekitar 30 rumah warga tertimbun material tanah bercampur air yang mengalir deras dari lereng bukit Gunung Burangrang.
Berdasarkan data terkini, Minggu 25 Januari 2026, bencana tanah longsor itu berdampak terhadap 37 Kepala Keluarga (KK) dengan total 114 jiwa.
Dahsyatnya Longsor di Cisarua KBB, 82 Warga Hilang dan 8 Ditemukan Meninggal Dunia
Korban meninggal dunia sebanyak 11 orang dan 23 selamat. Warga yang selamat kini tinggal di pengungsian. Sementara itu, 79 warga Pasirlangu di duga masih tertimbun material longsor.
Saat ini, seluruh korban selamat mengungsi di Kantor Desa Pasirlangu untuk mendapatkan bantuan logistik dan perawatan medis.






