Kota Cimahi Raih Penghargaan UHC Awards BPJS Kesehatan Tahun 2026 Kategori Pratama

Jawa Barat130 Dilihat

Sindojabar.Com – Pemerintah Kota Cimahi kembali menyabet penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Awards Kategori Pratama.

Penghargaan ini diberikan dari pemerintah pusat dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, dalam acara UHC Awards Tahun 2026 yang dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar di Jakarta, Selasa (27/1/2026).

Wali Kota Cimahi Ngatiyana menerima langsung penghargaan dari BPJS Kesehatan tersebut yang diserahkan oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.

Pada kegiatan UHC Awards tersebut terdapat 31 Provinsi dan 397 Kabupaten/Kota yang telah memenuhi UHC atau kepesertaan lebih dari 95 persen penduduk sampai 31 Desember 2025.

Mereka telah mendaftarkan penduduknya dalam segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) Pemda pada Program JKN.

Cak Imin dalam sambutannya memberikan apresiasi atas capaian jajaran pemerintah daerah tersebut. Dirinya mengatakan bahwa Program JKN telah menjadi tonggak dalam layanan kesehatan masyarakat di Indonesia.

Adanya Program JKN tersebut menurutnya membawa dampak positif dan meningkatkan pelayanan kesehatan untuk masyarakat.

“Saya memberikan apresiasi yang tinggi atas upaya Pemda mendukung program Jaminan Kesehatan Nasional sebagai program strategis nasional dalam mengintegrasikan jaminan kesehatan daerah dengan JKN serta meningkatkan kualitas pelayanan dan perlindungan kesehatan bagi masyarakat,” ucapnya.

“Kesehatan memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas dan keberlanjutan bangsa. Dengan masyarakat yang sehat, akan tercipta masyarakat yang makmur, sejahtera, dan unggul,” lanjut Cak Imin dalam sambutannya pada acara UHC Awards tersebut.

Ia menegaskan bahwa Program JKN merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam menjalankan amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Menurutnya, kehadiran Program JKN memastikan masyarakat tidak jatuh miskin hanya karena sakit, sekaligus menjadi ikhtiar negara agar seluruh rakyat dapat mengakses layanan kesehatan.

Lebih lanjut, dirinya menyampaikan target pemerintah untuk terus memperluas cakupan kepesertaan Program JKN hingga mencapai 99 persen penduduk pada tahun 2029.

Ia menekankan bahwa keberlanjutan kepesertaan menjadi tanggung jawab bersama, khususnya pemerintah daerah.

“Tidak boleh ada pemerintah daerah yang jumlah peserta JKN-nya justru menurun. Selain perluasan cakupan, pemerintah agar mendorong peningkatan kualitas layanan kesehatan agar manfaat Program JKN dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan, pemberian UHC Awards Tahun 2026 diharapkan dapat menjadi pemicu bagi daerah yang belum mencapai UHC. Dengan demikian, seluruh masyarakat Indonesia terjamin oleh Program JKN, untuk menciptakan Indonesia yang semakin sehat

Saat menerima penghargaan, Ngatiyana didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat serta Kepala Dinas Kesehatan Kota Cimahi beserta jajaran.

Seperti diketahui, Kota Cimahi sampai dengan saat ini sudah empat kali berturut-turut berhasil meraih penghargaan UHC Awards yakni pada tahun 2023, 2024, 2025, dan sekarang 2026.

UHC Awards merupakan apresiasi Pemerintah Republik Indonesia kepada pemerintah propinsi dan kabupaten/kota yang dianggap berhasil dalam meningkatkan kepesertaan JKN di wilayahnya masing-masing hingga mencapai jumlah minimal 95% dari total penduduk di wilayahnya terdaftar menjadi peserta JKN.

“Penghargaan ini sebagai wujud nyata dan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi untuk memberikan jaminan kesehatan bagi seluruh masyarakat Kota Cimahi,” ujar Ngatiyana di sela kegiatan.

Ngatiyana pun mengucapkan terima kasih dan apresiasi seluruh masyarakat Cimahi, yang telah menjadi peserta aktif JKN sehingga UHC atau kepesertaan JKN di Kota Cimahi dapat terus terjaga sesuai amanat dan kebijakan dari pemerintah.

Hingga awal Agustus 2026 ini, capaian UHC untuk Kota Cimahi mencapai 574.109 jiwa atau sebesar 98,27%, ini melebihi target minimal 95% yang dicanangkan pemerintah dan menjadi persyaratan UHC.

“Hal ini menunjukkan pemerintah daerah terus berupaya memberikan jaminan perlindungan kesehatan secara merata bagi masyarakatnya,” ujarnya.

Ia menambahkan, atas penghargaan UHC ini, tentu akan menjadi semangat bagi pemerintah daerah serta semua pemangku kepentingan terkait untuk terus meningkatkan kualitas jaminan kesehatan kepada masyarakat.

“Jaminan kesehatan merupakan program strategis nasional pemerintah, karenanya program ini harus terus dioptimalkan pelayanannya. Sehingga terjangkau, berkualitas serta merata untuk seluruh masyarakat Kota Cimahi,” pungkasnya.

Ditemui di sela-sela kegiatan yang sama, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Cimahi Cecep Heri Suhendar menyampaikan bahwa jumlah penduduk yang telah terdaftar sebagai Peserta JKN di Kota Cimahi ini dapat terus bertambah sesuai jumlah peserta terdaftar.

Lewat capaian ini, bersama Pemerintah Daerah Kota Cimahi, Cecep berharap agar pemerataan kesejahteraan khususnya di bidang jaminan kesehatan semakin meningkat dan dapat dirasakan nyata oleh seluruh masyarakat.

“Kami mengapresiasi langkah konsisten Pemerintah Daerah Kota Cimahi khususnya Bapak Walikota Cimahi dalam memberikan dukungan secara berkelanjutan terhadap implementasi program jaminan kesehatan di Kota Cimahi,” ujar Cecep.

Menurutnya, apa yang telah diraih saat ini merupakan buah kerja keras seluruh pihak sehingga UHC Kota Cimahi masih dapat terus dipertahankan dan di tahun 2026 ini kembali menerima penghargaan UHC Awards.

“Ke depan kami akan selalu berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait. Hal tersebut penting untuk tetap menjaga komitmen para pihak dan tetap mempertahankan UHC di Kota Cimahi ini di tahun-tahun mendatang,” tandasnya. (*)