Lebaran 2026 di Bandung Aman, 1.627 Personel Gabungan Siaga Jaga Kamtibmas

Jawa Barat72 Dilihat

SindoJabar.com – Polrestabes Bandung mengerahkan 1.627 personel gabungan terdiri atas Polri, TNI, Pemerintah Kota Bandung, dan instansi terkait untuk mengamankan Lebaran 2026 di Kota Bandung.

Mereka melaksanakan Operasi Ketupat Lodaya 2026. Kegiatan pengamanan Lebaran 2026 tersebut akan dimulai pada pukul 00.00 WIB Jumat 13 Maret 2026 hingga 25 Maret 2026.

Gelar pasukan berlangsung di lapangan apel Mapolrestabes Bandung, Jalan Merdeka, Kota Bandung, Kamis (13/3/2026).

Pelaksana tugas (Plt) Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Adiwijaya mengatakan, para personel gabungan akan memberikan pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat yang merayakan Idul Fitri 1447 Hijriah.

“Kami mengerahkan 1.627 personel. Mereka akan di siagakan di pos terpadu, 16 pos pengamanan, dan 6 pos pelayanan,” kata Kapolrestabes.

Kombes Adiwijaya berharap personel gabungan dapat memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat dan wisatawan yang berkunjung ke Bandung.

Seluruh personel, ujarnya, mulai bertugas menempati pos-pos yang telah disiapkan setelah pelaksanaan apel gelar pasukan.

Kombes Adiwijaya berharap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) Kota Bandung selama arus mudik dan balik serta Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, aman, tertib, dan lancar.

“Mulai nanti malam pukul 00.00 WIB, seluruh personel sudah masuk ke pos-pos pelayanan dan pengamanan,” ujar Kombes Adiwijaya.

Antisipasi Pungli dan Parkir Liar

Sementara itu, Sekda Kota Bandung Iskandar Zulkarnain mengatakan, sejumlah kawasan wisata di pastikan terjadi lonjakan pengunjung saat libur Lebaran. Seperti, Jalan Asia Afrika, Braga, Dago, dan lain-lain.

Namun, dia memastikan objek wisata Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo tidak akan beroperasi.

“Hasil rapat kemarin kami tidak akan membuka Bandung Zoo, karena dari sisi beberapa hal dan termasuk izin konservasinya kan sudah di cabut,” ucap Iskandar.

Di singgung tentang antisipasi aksi pungutan liar (pungli) dan parkir liar di kawasan wisata Kota Bandung, Iskandar menegaskan, instansi terkait akan melakukan pemantauan secara ketat.

Dinas Perhubungan dan Satpol PP Kota Bandung akan melakukan pemantauan. Petugas akan menindak tegas parkir liar yang melakukan pungli.

“Kami akan pantau terkait parkir. Itu pasti ada yang memonitor, baik oleh Satpol PP, instansi terkait, dan aparat kewilayahan pasti standby,” ujarnya.