SindoJabar.com – Minggu (3/5/2026) siang, jadi hari paling nahas bagi Hasan Al Nazhari (25) yang berprofesi sebagai kurir paket. Siang itu, saat berteduh di depan pagar rumah, Hasan dibegal oleh empat orang bersenjata tajam.
Ditemui wartawan di Polsek Astanaanyar pada Minggu malam, Hasan menuturkan kronologi peristiwa nahas yang menimpanya.
Walaupun hari libur, Hasan tetap bekerja mengantarkan paket para pelanggan. Dia membawa 13 paket. Namun saat dalam perjalanan, hujan deras mengguyur Kota Bandung.
Lantaran tak membawa mantel hujan dan khawatir semua paket basah, Hasan memutuskan berteduh di depan rumah Jalan Maksudi, Kelurahan Panjunana, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung.
Suasana di kawasan itu sepi. Hanya melintas satu dua pengendara motor. Tak lama kemudian, datang empat pelaku berboncengan motor menepi di tempat Hasan berteduh.
Awalnya Hasan tidak curiga dengan para pelaku. Namun tiba-tiba, satu pelaku yang mengenakan kaus bertuliskan angka 22 dan lengan dipenuhi tato, mendekat.
Pria bertato itu meminta plastik untuk handphone (HP) miliknya agar tidak terkena air hujan. Namun Hasan tidak memberi karena memang tidak punya plastik.
“Saya jawab, saya tidak punya plastik. Tiba-tiba, pelaku mengeluarkan pisau lipat dan menodongkannya ke saya,” kata Hasan.
Apresiasi Polisi Tangkap 2 Pelaku
Hasan yang merasa terancam reflek berdiri dan menghindar. Pelaku kembali berusaha menusuk korban. Hasan berlari menjauh.
Saat itu lah, pelaku membawa kabur motor dan paket milik Hasan. “Sisa 13 paket yang belum di antarkan. Tapi hanya 12 yang di bawa pelaku. Satu paket aman,” ujarnya.
Aksi pembegalan pada Minggu siang itu menjadi pengalaman pertama Hasan selama bekerja sebagai kurir paket.
Dia masih teringat jelas momen ketika diancam dengan pisau. Hasan bersyukur selamat dari aksi pembegalan.
Hasan juga mengapresiasi gerak cepat polisi menangkap dua dari empat pelaku. “Terima kasih kepada Polsek Astanaanyar. Dua pelaku sudah tertangkap sebelum 24 jam. Semoga dua orang lainnya cepat tertangkap. Barang-barang (paket) dan motor kembali utuh,” tutur Hasan.
Sebelumnya, dua dari empat begal yang bawa kabur motor dan paket milik kurir di Jalan Maksudi RW 4, Kelurahan Panjunan, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung, tertangkap di kawasan Pasirkoja. Kedua pelaku babak belur di hajar warga.
Dari video yang beredar, salah satu pelaku terkapar tak berdaya. Mulut dan pelipisnya berdarah. Sedangkan satu pelaku lain di kerumuni warga.
Polisi Buru 2 Begal Lain
Tak lama kemudian polisi dari Polsek Astanaanyar tiba di lokasi kejadian dan membawa kedua pelaku ke mapolsek. Polisi juga mengamankan motor XRide nopol D 2567 SAY yang di gunakan pelaku untuk membegal.
Kapolsek Astanaanyar Kompol Fetrizal S membenarkan dua dari empat begal berhasil di tangkap.
Saat ini, kedua pelaku berada di Mapolsek Astanaanyar untuk menjalani pemeriksaan intensif.
“Udah tadi baru ketangkep dua orang di Pasirkoja,” kata Kapolsek Astanaanyar, Minggu (3/5/2026) malam.
Kompol Fetrizal menjelaskan, petugas Unit Reskrim Polsek Astanaanyar masih memburu dua pelaku lainnya. “Lagi nyari dua lagi. Kami masih melakukan penyelidikan,” ujar Kompol Fetrizal.






