SindoJabar.com – Personel Polrestabes Bandung dan Polsek Regol melaksanakan patroli dialogis di mal dan pusat perbelanjaan di Jalan Kepatihan, Kota Bandung, Senin (16/3/2026).
Dalam patroli tersebut, Polrestabes Bandung menerjunkan sekitar 25 personel yang dibagi menjadi dua tim untuk menyisir area pusat perbelanjaan.
Petugas berkeliling mal sambil membawa pengeras suara, mengimbau pengunjung mewaspadai copet yang kerap beraksi di tengah keramaian.
Pengunjung diingatkan untuk menjaga barang bawaan, seperti, dompet, telepon seluler (ponsel), dan perhiasan, agar tidak menjadi sasaran para pencopet.
Petugas juga mengingatkan pengunjung agar tidak lengah mengawasi anak saat berbelanja.
Kapolsek Regol Kompol Heri Suryadi mengatakan, patroli dilaksanakan di Yogya Kepatihan dan Kings Shopping Center.
“Kami melaksanakan patroli dialogis bersama rekan-rekan, termasuk Polwan Polrestabes Bandung,” kata Kapolsek Regol sekaligus Kepala Pos Pengamanan Yogya Kepatihan.
Kompol Heri menjelaskan, patroli dialogis dilaksanakan sebagai wujud kehadiran polisi di tengah masyarakat. Sehingga, masyarakat merasa aman dan nyaman saat berbelanja.
“Kami menghimbau masyarakat, khususnya pengunjung mal, agar menjaga barang bawaan terutama HP. Sebab, kawasan seperti ini (pusat perbelanjaan) rawan pencopetan,” ujar Kompol Heri.
Jangan Lengah Awasi Anak
Kapolsek menuturkan, petugas juga mengingatkan pengunjung agar tidak lengah dalam mengawasi anaknya.
“Jangan sampai terlalu asyik berbelanja sehingga lupa membawa anak. Sebab, kemarin sempat terjadi seperti itu (anak tersesat karena lepas dari pengawasan orang tua),” tutur Kapolsek.
Menurut Kompol Heri, lonjakan pengunjung di pusat perbelanjaan dan mal kawasan Jalan Kepatihan telah terlihat sejak beberapa hari lalu. Bahkan banyak pengunjung dari luar kota berbelanja di kawasan ini.
“Pengalaman kami, sebelum H-2 pos pam berdiri, sudah terlihat banyak pengunjung yang datang. Rata-rata dari luar kota,” ucap Kompol Heri.
Kapolsek menegaskan, walaupun pengunjung membludak, sampai Pos Pam Yogya Kepatihan belum menerima laporan tindak kriminal.
“Alhamdulillah sampai saat ini belum ada laporan pencopetan atau kehilangan barang di dalam mal dan pusat perbelanjaan,” tegas Kompol Heri.
Berdampak Kemacetan
Banyak pengunjung di kawasan Jalan Kepatihan, tutur Kapolsek, berdampak pada arus lalu lintas di sekitar lokasi, yaitu, Jalan Dewi Sartika, Kepatihan, dan Dalem Kaum.
Untuk mengurai kemacetan, Polrestabes Bandung dan Polsek Regol mengiagakan personel di sejumlah titik rawan.
“Dampak dari banyaknya pengunjung, justru kemacetan. Upaya kami, menyiagakan personel di titik-titik rawan kemacetan. Termasuk melakukan rekayasa lalu lintas agar arus kendaraan tetap berjalan,” tuturnya.
Berdasarkan data kendaraan yang masuk ke kawasan mal, jumlah pengunjung sempat mencapai sekitar 16.000 orang per hari.
“Kemarin dari data kendaraan yang masuk sekitar 16.000 unit. Bisa dibayangkan jika dikalikan jumlah penumpang,” ucap Kompol Heri.
Kapolsek memprediksi lonjakan pengunjung terjadi setiap akhir pekan. Dalam tiga hari terakhir, Jumat hingga Minggu, kepadatan meningkat signifikan sehingga polisi harus bekerja ekstra mengurai kemacetan.
Selain itu, polisi juga mengantisipasi parkir dan pungutan liar yang tidak sesuai aturan.
“Kami mengimbau agar tidak ada parkir liar yang menghambat arus lalu lintas. Untuk pungli parkir juga kami awasi, baik secara terbuka maupun tertutup agar tidak ada yang mematok tarif di luar ketentuan,” tandas Kapolsek.






