Polisi Selidiki Kasus Ayah Sekap 3 Anak Kandung di Jalan Lemah Nendeut Bandung

Jawa Barat0 Dilihat

SindoJabar.com – Satreskrim Polrestabes Bandung menyelidiki kasus ayah sekap tiga anak kandung di dalam rumah, Jalan Lemah Nendeut, Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung pada Selasa (12/5/2026) pukul 00.30 WIB.

Tiga yang menjadi korban penyekapan itu berusia 7, 5, dan 3 tahun. Selain menyekap tiga anak, sang ayah juga mengancam membakar rumah.

Saat kejadian, pelaku menyiramkan bensin ke sekeliling bangunan. Namun, Tim Prabu Polrestabes Bandung yang datang ke lokasi kejadian berhasil menggagalkan upaya pelaku.

Tahu polisi datang, pelaku kabur. Sampai saat ini, pelaku masih dicari oleh Satreskrim Polrestabes Bandung.

Polisi bersama petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmatan) Kota Bandung pun berhasil mengevakuasi tiga anak yang disekap di kamar lantai 2 rumah.

Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Anton mengatakan, berdasarkan keterangan ibu tiga anak korban penyekapan, pelaku yang merupakan suami pelapor dan ayah dari korban. Saat kejadian ada pengancaman.

“Ibunya menyampaikan kepada kepolisian bahwa tiga anaknya di sekap atau di tawan. Dia menyampaikan ada pengancaman juga,” kata Kasatreskrim, Rabu (13/5/2026).

AKBP Anton menjelaskan, petugas Polsek Sukajadi mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta bantuan ke Polrestabes Bandung.

Permasalahan Keluarga

Malam itu, Tim Prabu Polrestabes Bandung mendatangi lokasi kejadian. “Alhamdulillah, tiga anak pelapor berhasil kami evakuasi. Berdasarkan pemeriksaan, tiga anak tersebut tidak mengalami kekerasan,” ujar AKBP Anton.

Satreskrim Polrestabes Bandung, tutur Kasatreskrim, melakukan penyelidikan untuk mengetahui peristiwa sebenarnya.

“Antara korban (istri) dan suaminya ini memang ada permasalahan keluarga,” tutur Kasatreskrim.

Sehingga, kata AKBP Anton, satreskrim akan meneliti lebih lanjut permasalahan apa yang terjadi di antara kedua belah pihak. Karena memang indikasinya ada permasalahan keluarga.

“Apakah itu karena ekonomi atau hal-hal lain. Ini yang menjadi concern kami untuk mengetahui,” ucap AKBP Anton.

Kasatreskrim mengungkapkan, sampai saat ini, istri belum membuat laporan polisi. Namun polisi telah mendatangi TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi.

“Kami masih mengumpulkan alat bukti untuk mengetahui peristiwa pidana apa yang terjadi,” ujar AKBP Anton.