SindoJabar, BANDUNG – Anggota DPRD Jawa Barat Saeful Bachri menghadiri Rapat Paripurna DPRD Jawa Barat dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi terhadap dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Jawa Barat, di Ruang Sidang Paripurna DPRD Jabar, Senin (28/9/2026).
Dua Raperda yang menjadi pembahasan yakni Perubahan Kedua atas Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 22 Tahun 2013 tentang Pembentukan Badan Usaha Milik Daerah Pengelolaan Bandar Udara Internasional Jawa Barat dan Kertajati Aerocity.
Baca Juga:DPRD Jabar Bahas Perubahan APBD 2026, Saeful Bachri Tekankan Transparansi Anggaran
Selain itu, rapat juga membahas Raperda tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Provinsi Jawa Barat.
Saeful Bachri menilai, pembahasan setiap Ranperda tidak boleh hanya dipandang sebagai proses administratif atau penyusunan regulasi semata. Lebih dari itu, setiap regulasi yang dibahas DPRD memiliki peran penting dalam menentukan arah kebijakan serta tata kelola pemerintahan Jawa Barat ke depan.
Karena itu, ia menekankan agar setiap regulasi yang nantinya ditetapkan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, menjawab kebutuhan daerah, serta mendukung efektivitas penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.
Baca Juga:DPRD Jawa Barat Bahas Raperda BUMD Kertajati
“Setiap regulasi yang dilahirkan harus benar-benar memiliki manfaat bagi masyarakat, mampu menjawab kebutuhan daerah, serta memperkuat efektivitas penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan Jawa Barat,” ujar Saeful.
Menurutnya, proses pembahasan Raperda perlu dilakukan secara terbuka dan konstruktif dengan mempertimbangkan berbagai masukan serta kepentingan masyarakat Jawa Barat.
Legislator Demokrat ini berharap seluruh tahapan pembahasan dua Raperda tersebut dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan regulasi yang mampu memperkuat tata kelola pemerintahan sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Baca Juga:Hj. Ratnawati Tekankan Pentingnya Pendidikan Demokrasi bagi Generasi Muda
“Semoga seluruh proses pembahasan dapat berjalan secara terbuka, konstruktif, dan tetap mengedepankan kepentingan masyarakat Jawa Barat,” kata Anggota DPRD Jabar, Dapil Kabupaten Bandung ini. (*)






