BANDUNG,Sindojabar.Com – Penyerahan Surat Keputusan dan Penandatanganan Kontrak Kerja DPC PKB se-Jawa Barat digelar Minggu (19/7/2026).
Kegiatan ini digelar oleh Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Kantor DPW PKB Jawa Barat. Serta menjadi bagian dari upaya konsolidasi organisasi sekaligus penguatan komitmen seluruh jajaran DPC.
Khususnya dalam menjalankan program kerja partai secara terukur, profesional, dan berorientasi pada peningkatan pelayanan kepada masyarakat serta penguatan basis elektoral PKB di seluruh wilayah Jawa Barat.
Pada kesempatan tersebut, Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung Barat (KBB) Sandi Supyandi mengatakan, kepengurusan DPC PKB KBB akan menjadikan prinsip “Al Muhafadzotu ‘alal Qodimish Shalih wal Akhdzu bil Jadidil Ashlah” sebagai landasan dalam menjalankan kerja-kerja partai.
“Prinsip Al Muhafadzotu ‘alal Qodimish Shalih wal Akhdzu bil Jadidil Ashlah menjadi pijakan kami dalam menjalankan kerja-kerja partai,” ucapnya.
Menurutnya, prinsip tersebut bermakna menjaga nilai-nilai dan tradisi baik yang telah ditorehkan kepengurusan sebelumnya. Sekaligus mengambil berbagai pembaruan yang lebih baik untuk menjawab tantangan zaman terhusus di Bandung Barat.
“Melalui semangat itu, kami berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta memperkuat kinerja organisasi guna meningkatkan perolehan kursi PKB di DPRD Bandung Barat pada pemilu mendatang,” sambungnya Sandi yang juga menjabat Ketua Komisi I DPRD KBB ini.
Penyerahan SK dan penandatanganan kontrak kerja ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat disiplin organisasi, meningkatkan akuntabilitas kepengurusan.
Serta memastikan setiap DPC memiliki target dan program kerja yang jelas dalam mewujudkan visi dan misi Partai Kebangkitan Bangsa.
Melalui komitmen bersama seluruh pengurus DPC se-Jawa Barat, PKB optimistis dapat terus memperkuat peran partai di tengah masyarakat, menghadirkan pelayanan yang lebih baik.
“Semoga ini juga dapat meningkatkan kepercayaan publik sebagai modal menuju kemenangan pada kontestasi politik yang akan datang,” pungkasnya. (*)






