Tragis! Pengendara Motor Tewas Kecelakaan di Depan LPTQ Bandung

SindoJabar.Com – Kecelakaan lalu lintas maut antara sepeda motor dan mobil terjadi di Jalan AH Nasution, depan LPTQ, Kelurahan Karang Pamulang, Kecamatan Mandalajati, Kota Bandung, Selasa (6/1/2026) sekitar pukul 03.15 WIB.

Akibat kecelakaan maut itu, Diky Muhammad Ramdan (24), seorang pengendara sepeda motor tewas di lokasi kejadian.

Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polrestabes Bandung AKP Fiekry Adi Perdana mengatakan, kecelakaan melibatkan dua kendaraan, motor Honda BeAt D 4762 GWP dan mobil Daihatsu Blin Van D 9865 AF.

Motor Honda Beat di kendarai Diky Muhammad Ramdan (24), pelajar/mahasiswa, warga Jalan PHH Mustofa, Gang Pelita II RT 012/002, Kelurahan Mayapada, Kecamatan Cibenying Kidul Kota Bandung.

2 Mobil Tabrakan di Jalan Surapati Bandung, Diduga Gegara 1 Pengemudi Mabuk Miras

“Sementara, mobil Blind Van di kemudikan oleh Ahmad Jaelani (45), warga Kampung Saar Sukamulya, RT 02/08, Desa Karang Tanjung, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat (KBB),” kata Kanit Gakkum.

Kronologi Kecelakaan

Kronologi kejadian, ujar AKP Fiekry, berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kecelakaan bermula saat sepeda motor melaju dari arah timur ke barat.

Saat tiba di lokasi kejadian depan LPTQ Bandung, pengendara sepeda motor diduga tidak konsentrasi sehingga oleng melewati marka jalan tidak terputus ke jalur berlawanan.

Saat bersamaan, melaju dari arah berlawanan dari barat ke timur mobil Blind Van. Akibatnya, tabrakan pun tak terhindarkan.

“Akibat benturan keras, pengendara sepeda motor meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP),” ujar AKP Fiekry.

2.184 Orang Meregang Nyawa akibat 9.016 Lakalantas di Jawa Barat pada 2025

Korban pengendara motor Diky Muhammad Ramdan di bawa ke RS Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

“Kecelakaan tersebut menyebabkan kerugian materil sekitar Rp2,5 juta,” tutur Kanit Gakkum.

Penyebab Kecelakaan Kelalaian Manusia

AKP Fiekry mengatakan, berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi-saksi, faktor utama penyebab kecelakaan di duga akibat kelalaian pengendara motor.

“Berdasarkan keterangan saksi-saksi, penyebab kecelakaan adalah faktor manusia. Pengendara sepeda motor di duga tidak konsentrasi saat berkendara,” ucap AKP Fiekry.

Sementara itu, kondisi kendaraan laik jalan, kondisi jalan dan cuaca juga tidak menjadi penyebab kecelakaan maut.

“Kondisi jalan lurus, aspal kering, di lengkapi marka, cuaca cerah, dan arus lalu lintas saat itu lancar,” ujarnya.

Satlantas Polrestabes Bandung akan melaksanakan gelar perkara awal guna menentukan status hukum kasus kecelakaan ini.