Travel Bhineka-Pemilik Toyota Sienta Damai, Siap Tanggung Jawab Perbaiki Kerusakan

Jawa Barat28 Dilihat

SindoJabar.com – PT Bhineka Sangkuriang Transport dan pemilik mobil Toyota Sienta sepakat berdamai di Kantor Satlantas Polrestabes Bandung, Jumat (24/4/2026). Kedua belah pihak berdamai setelah PT Bhineka bersedia bertanggung jawab atas kerusakan yang terjadi.

“Hasil mediasi yang kami lakukan, kedua belah pihak sepakat berdamai,” kata Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Bandung AKP Fiekry Adi Perdana.

AKP Fiekry menjelaskan, kesepakatan damai itu terkait peristiwa pada Sabtu 18 April 2026 sekitar pukul 07.15 di Tol Padalarang-Cileunyi (Padaleunyi) Km 144+800 jalur A.

Saat kejadian, mobil Travel Bhineka berinisial AK melaju ugal-ugalan dan menyenggol mobil Toyota Sienta. Video aksi sopir travel yang melaju zig-zag itu pun viral di media sosial (medsos).

“Alhamdulillah, pagi hari ini, kedua belah pihak sudah hadir dan sepakat damai. Ada penggantian untuk pengecatan mobil yang tergores atau tersenggol,” kata AKP Fiekry.

Human Resources Development PT Bhineka Sangkuriang Transport Anwar Kustiawan mengatakan, atas nama manajemen memohon maaf atas peristiwa yang terjadi.

Anwar menegaskan, perusahaan telah bertanggung jawab atas apa yang dilakukan sopir travel berinisial AK.

“Terkait kejadian pada 18 April 2026 yang mengakibatkan goresan di kendaraan Sienta di jalan tol kilometer 144+800, kami atas nama manajemen dan driver, memohon maaf yang sebesar-besarnya atas kejadian tersebut,” kata Anwar.

Pelajaran Berharga

Anwar juga meminta maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pengendara lain.

“Kami akan menyampaikan pertanggungjawaban kami untuk menyelesaikan perbaikan kendaraan ini (Toyota Sienta),” ujar Anwar.

Menurut Anwar, peristiwa itu menjadi pelajaran berharga sebagai bekal pembinaan terhadap driver-driver Travel Bhineka.

Sementara itu, M Ilyas, pemilik mobil Toyota Sienta pun sepakat berdamai. Ilyas mengapresiasi PT Bhineka Sangkuriang Transport yang bertanggung jawab dalam insiden ini.

“Saya mewakili keluarga, menerima permohonan maaf dari pihak travel. Terima kasih juga saya ucapkan kepada khususnya bapak kanit yang telah menangani kasus ini. Semoga ini menjadi pembelajaran baik buat kita semua,” kata Ilyas.

Sebelumnya, sopir mobil travel Bhineka Sangkuriang Transport berinisial AK dijatuhi sanksi dan diserahkan ke polisi usai aksi ugal-ugalan di jalan tol Padalarang-Cileunyi (Padaleunyi) viral di medsos.

Dalam video yang beredar di medsos, tampak mobil travel jenis Hiace berwarna silver nyaris menyebabkan kecelakaan lalu lintas di jalan tol.

Sanksi Berat

Mobil travel yang di kendarai AK melaju zig-zag dan hampir menyerempet kendaraan lain. Aksi itu di balas oleh pengendara minibus warna putih.

Namun, AK semakin ugal-ugalan. Beruntung insiden itu tak menyebabkan kecelakaan fatal.

Human Resources Development PT Bhineka Sangkuriang Transport Anwar Kustiawan mengatakan, saat ini, sopir tersebut telah di berikan tindakan tegas oleh kepolisian termasuk perusahaan.

“Mengenai kejadian (viral) tersebut saat ini memang sedang di dalami pihak berwajib (polisi). Kami akan serahkan sepenuhnya kepada yang berwajib,” kata Anwar, Senin (20/4/2026)

Anwar menjelaskan, aksi AK mengemudikan kendaraan dengan cara tidak wajar dan mengancam keselamatan pengendara lain di jalan tol terjadi pada Sabtu 18 April 2026.

“Kami akan memberikan sanksi sesuai aturan kepada mitra driver kami (AK) mengenai hubungan kemitraannya. Terus terang kami akan mengakhiri (kemitraan) kalau memang sudah cukup bukti,” ujar Anwar.