Warga Serbu Gerakan Pangan Murah Polda Jabar, Dapat Kebutuhan Pokok dengan Harga Terjangkau

Jawa Barat82 Dilihat

SindoJabar.com – Ratusan warga Kota Bandung menyerbu Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Polda Jabar di SOR Arcamanik, Kota Bandung, Jumat (13/3/2026). Mereka senang mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih murah dibanding di pasar.

Direktur Binmas Polda Jabar Kombes Pol Wadi Sabani mengatakan, Polda Jabar melaksanakan GPM sebagai upaya mengantisipasi lonjakan harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

“Kegiatan ini (GPM) juga di laksanakan serentak di polda seluruh Indonesia,” kata Dirbinmas.

Selain mengantisipasi lonjakan harga, ujar Kombes Wadi, program Polri ini juga untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

“Gerakan Pangan Murah ini selaras dengan program Asta Cita dari Presiden (Prabowo Subianto). Sekaligus instruksi Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo). Polri hadir untuk masyarakat,” ujar Kombes Wadi.

GPM, tutur Kombes Wadi, merupakan upaya memitigasi lonjakan harga yang biasa terjadi saat Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri.

“Kegiatan ini ikhtiar Polri dan seluruh stakeholder terkait agar masyarakat bisa melaksanakan ibadah di bulan suci Ramadhan dengan baik dan merayakan Idul Fitri dengan bahagia,” tuturnya.

Kombes Wadi mengatakan, dalam melaksanakan GPM, Polda Jabar berkerja sama dengan Badan Urusan Logistik (Bulog) Jabar, BUMN, dan Dinas Perdagangan Jabar.

Kerja sama dengan Bulog terutama dalam penyediaan 200 ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

“Polda Jabar menyediakan sebanyak 200 ton beras kualitas medium untuk di jual murah kepada masyarakat,” ucap Kombes Wadi.

Wakapolda Jabar
Wakapolda Jabar Brigjen Pol Adi Vivid Bachtiar foto bersama warga di acara GPM. (FOTO: AGUS WARSUDI)

Stok Beras Jabar Aman

Kombes Wadi mengatakan, khusus di Polda Jabar, GPM juga di laksanakan polres jajaran. Selain beras, GPM Polda Jabar dan polres jajaran menyediakan berbagai macam komoditas pangan lain yang sangat di butuhkan masyarakat.

“Seperti minyak goreng. Kemudian, telur, ayam potong, daging sapi, bawang merah, dan bawang putih,” tutur Kombes Wadi.

Pimpinan Wilayah Bulog Jabar Nurman Susilo mengatakan, ketersediaan beras menjelang Lebaran di pastikan aman.

Sampai saat ini, Bulog Jabar masih terus melakukan pembelian gabah kering 8.000 hingga 10.000 ton per hari.

“Tadi di sampaikan Direktur Utama Bulog juga, stok secara nasional ada 3,9 juta ton. Di Jabar stok kita ada 470.000 ton dan ini cukup sampai bulan Desember,” kata Nurman.

“Sampai saat ini, kita masih melakukan pembelian gabah itu kurang lebih perhari 8.000 sampai 10.000 ton perhari. Jadi Insya Allah stok kita cukup, stok di bulog khususnya Bulog Jabar itu ada sampai Desember,” ujarnya.

Sementara itu, Suryani (45), warga Antapani, mengatakan, sengaja datang ke Gerakan Pangan Murah Polda Jabar untuk mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah.

“Harga kebutuhan pokok di sini, lebih murah dibanding pasar. Saya sengaja beli banyak buat stok Lebaran,” kata Suryani, semringah.