SindoJabar, BANDUNG – Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Geologi, Mineral dan Batubara (PPSDM Geominerba) menggelar Pelatihan Implementasi Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan (SMKP) Blended Learning PT Vale Indonesia Angkatan 2.
Pelatihan tersebut resmi dibuka pada Senin (21/9/2026) dan diikuti sebanyak 37 peserta yang terdiri atas karyawan PT Vale Indonesia serta perusahaan mitra kerja.
Kegiatan berlangsung selama enam hari, mulai 21 hingga 26 September 2026, dengan metode blended learning yang diselenggarakan PPSDM Geominerba.
Pembukaan pelatihan dihadiri Direktur Teknik dan Lingkungan Mineral dan Batubara Ahmad Syauqi, Kepala PPSDM Geominerba Bayu Nugroho, Departemen Head Departemen HSSER PT Vale Indonesia Febrin Sitorus, para pengajar dan instruktur, serta seluruh peserta pelatihan.
Baca Juga: Pemerintah Dorong Pengawasan Ketat dan Reformasi Tata Kelola Pertambangan
Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman peserta terkait dasar hukum dan latar belakang penerapan SMKP, elemen-elemen SMKP, dokumen SMKP, hingga strategi dan tahapan penerapan SMKP di sektor mineral dan batubara.
Selama mengikuti pelatihan, peserta mendapatkan berbagai materi yang berkaitan dengan dasar keselamatan dan kesehatan kerja pertambangan, keselamatan operasi pertambangan, serta dasar hukum SMKP.
Materi juga mencakup penerapan sejumlah elemen SMKP, mulai dari kebijakan, perencanaan, organisasi dan personel, implementasi, pemantauan dan evaluasi, dokumentasi, hingga tinjauan manajemen serta peningkatan kinerja.
Untuk mengukur pemahaman peserta, kegiatan turut dilengkapi dengan sesi review materi dan ujian tertulis.
Pelaksanaan pelatihan tersebut menjadi bagian dari upaya PPSDM Geominerba bersama Direktorat Teknik dan Lingkungan Mineral dan Batubara dalam memperkuat kompetensi sumber daya manusia di bidang keselamatan pertambangan.
Melalui peningkatan kompetensi tersebut, para peserta diharapkan mampu mendukung penerapan SMKP secara lebih terencana, terukur, terstruktur, dan terintegrasi di lingkungan kerja.
PPSDM Geominerba juga menyampaikan apresiasi kepada PT Vale Indonesia atas kepercayaan yang diberikan dalam penyelenggaraan pelatihan tersebut.
Kerja sama ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kualitas dan kompetensi sumber daya manusia di sektor pertambangan, khususnya dalam aspek keselamatan dan kesehatan kerja. (*)





