SindoJabar, BANDUNG – Pemkot Bandung terus mengendalikan populasi kucing liar melalui program sterilisasi gratis yang digelar secara rutin di sejumlah wilayah.
Hingga Oktober 2026, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung telah mensterilisasi sekitar 1.000 kucing liar.
Baca Juga:DKPP Bandung Perketat Pengawasan Hewan Kurban, Warga Bisa Scan Barcode Kesehatan
Program tersebut tidak hanya bertujuan menekan pertumbuhan populasi kucing liar, tetapi juga menjaga kesehatan dan mencegah penyebaran penyakit pada hewan.
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP Kota Bandung, Wilsandi Saefulloh mengatakan, sterilisasi gratis telah dijadwalkan secara berkala hingga akhir tahun. Pelaksanaannya menyasar sejumlah kelurahan yang telah ditentukan berdasarkan kondisi dan populasi kucing liar di wilayah tersebut.
“Termasuk sterilisasi gratis untuk kucing liar sudah kami lakukan. Kegiatannya terjadwal hingga akhir tahun di kelurahan-kelurahan yang telah ditetapkan. Jadi, prosesnya berjalan konstan dari awal hingga akhir tahun, tidak menunggu momen tertentu saja,” ujar Wilsandi, Jumat (30/10/2026).
Baca Juga:Jelang Iduladha 2026, Pemprov Jabar Intensif Periksa Kesehatan Hewan Kurban
Menurutnya, selain sterilisasi, DKPP juga menyediakan layanan vaksinasi rabies gratis. Kuota vaksinasi biasanya mencapai 30 ekor di setiap lokasi, tetapi jumlahnya dapat disesuaikan dengan kondisi serta populasi hewan yang ditemukan di lapangan.
Seluruh layanan tersebut dilaksanakan melalui program Bangsawan Bandung Jaga Kesehatan Hewan. Kegiatan ini rutin digelar setiap Selasa dengan mendatangi kelurahan sesuai jadwal yang telah disusun DKPP.
Dalam pelaksanaannya, DKPP berkoordinasi dengan aparat kewilayahan serta masyarakat di tingkat RT dan RW untuk membantu menangkap kucing liar yang tidak memiliki pemilik.
Kucing yang berhasil ditangkap kemudian dibawa ke kantor DKPP untuk menjalani pemeriksaan kesehatan. Hewan yang dinyatakan sehat dan memenuhi persyaratan medis selanjutnya menjalani tindakan sterilisasi.
Baca Juga:DKPP: Sampel Makanan Sudah Tak Ada, Sumber Dugaan Keracunan 88 Seoul Bandung Sulit Dilacak
Wilsandi menambahkan, penanganan tidak berhenti setelah operasi. Kucing yang telah disterilisasi harus menjalani perawatan dan pemantauan hingga kondisinya benar-benar pulih.
“Setelah operasi, dilakukan perawatan pasca-sterilisasi sampai kucing benar-benar pulih, yaitu sekitar 7 hingga 10 hari. Dokter hewan akan memantau kondisi pemulihannya,” pungkasnya. (*YM)






