SindoJabar.com – Hujan disertai angin kencang menerjang Kota Bandung dan sekitarnya, Rabu (4/3/2026). Akibatnya, sedikitnya 8 pohon tumbang di beberapa kawasan.
Berdasarkan data BPBD Kota Bandung, pohon tumbang terjadi di SDN 265 Bandung Kulon, Gang Ibu Aisah, Jalan Cibadak, Kelurahan Cibadak.
Kemudian di Jalan Sulanjana, Kecamatan Bandung Wetan. Dua pohon tumbang di Jalan Soekarno-Hatta, Kecamatan Rancasari. Lalu di Taman Regol, Kecamatan Regol.
Pohon tumbang juga terjadi di area dalam Taman Tegalega. Di Alun-Alun Ujungberung; Jalan Cipadung; di Alam Pagarsih, Kelurahan Sukahaji Babakan Ciparay; dan di Jalan Ambon, Kelurahan Citarum Kecamatan Bandung Wetan.
Di Jalan Sulanjana, pohon tumbang menimpa mobil warna putih berpelat nomor polisi D 1018 AFA. Akibatnya, minibus tersebut rusak cukup parah di bagian belakang.
“Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandung mencatat sebanyak 8 pohon tumbang akibat diterpa hujan deras dan angin kencang,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Bandung Amires Pahala saat dikonfirmasi, Rabu (4/3/2026).
Peringatan BMKG
Amires menjelaskan, data masih bersifat sementara karena petugas masih melakukan pendataan dan di perkirakan bertambah. Saat ini, evakuasi terhadap pohon tumbang masih berlangsung.
Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandung mengungkapkan potensi angin kencang terjadi di wilayah Jawa Barat hari ini, Selasa (3/3/2026) hingga Rabu (4/3/2026).
Sejumlah wilayah perairan di Jawa Barat di perkirakan bakal terdampak. Kecepatan angin mencapat 25-35 knot atau 37-46 km per jam. Peringatan dini angin kencang, di wilayah Provinsi Jawa Barat berlaku tanggal 3-4 Maret.
“Potensi kecepatan angin maksimum 20-25 knot pada pagi, siang, hingga dini hari. Tolong tingkatkan kewaspadaan dan antisipasi dampak angin kencang,” kata Kepala BMKG Bandung Teguh Rahayu, Selasa (3/3/2026).
Ayu, sapaan akrab Teguh Rahayu, angin kencang dapat menyebabkan, pohon tumbang, papan reklame dan tiang.






