Sindojabar.com,-Kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) kini bukan lagi sekadar teknologi masa depan. Di tengah derasnya transformasi digital, para guru mulai dituntut mampu memahami hingga memanfaatkan teknologi tersebut agar proses belajar mengajar tetap relevan dengan kebutuhan generasi saat ini.
Menjawab tantangan itu, Telkomsel resmi meluncurkan program Terpujilah GURU yang menyasar peningkatan kompetensi digital tenaga pendidik di Indonesia.
Program pelatihan dan pengembangan kompetensi tersebut resmi diperkenalkan melalui rangkaian roadshow di Sumedang, Jawa Barat, Rabu (13/5/2026).
Kegiatan ini dihadiri sekitar 300 guru dari berbagai wilayah di Sumedang dan sekitarnya secara luring.
Roadshow dibuka langsung oleh General Manager Mobile Consumer Business Region Jawa Barat Telkomsel, Anandoz Bangsawan, bersama Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir.
Melalui program Terpujilah GURU, Telkomsel ingin membantu para pendidik beradaptasi dengan perkembangan teknologi, termasuk pemanfaatan AI dalam aktivitas belajar mengajar. Program ini juga mendorong guru agar mampu berperan sebagai Educator, Creator, dan Innovator di era digital.
Di tengah percepatan transformasi digital, peran guru saat ini dinilai tidak lagi hanya menyampaikan materi pembelajaran, tetapi juga membimbing siswa dalam memahami dan menggunakan teknologi secara bijak.
Tantangan tersebut semakin besar mengingat hasil Uji Kompetensi Guru (UKG) menunjukkan sekitar 81 persen guru di Indonesia masih belum mencapai standar minimum. Karena itu, penguatan kapasitas dan literasi digital tenaga pendidik dinilai menjadi kebutuhan mendesak.
Melalui platform pembelajaran praktis dan aplikatif di Terpujilah GURU, para peserta akan mendapatkan pelatihan pemanfaatan AI untuk meningkatkan produktivitas, membuat konten edukasi kreatif, hingga mendesain materi pembelajaran visual yang lebih menarik.
Program Terpujilah GURU akan berlangsung sepanjang Mei hingga September 2026 di berbagai kota di Indonesia. Telkomsel menargetkan lebih dari 1.000 guru dapat mengikuti program ini melalui tahapan Scouting, Screening, Academy, Mentoring, hingga Bootcamp.
Selain peningkatan keterampilan digital, peserta juga akan memperoleh portofolio materi ajar aplikatif, jejaring komunitas guru inovatif, dukungan pembinaan, hingga apresiasi atas karya dan inovasi yang dihasilkan.
General Manager Mobile Consumer Business Region Jawa Barat Telkomsel, Anandoz Bangsawan, mengatakan pihaknya melihat guru memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
“Melalui semangat Melayani Sepenuh Hati, kami menghadirkan Terpujilah GURU untuk memberdayakan para pendidik di Bogor dan sekitarnya agar mampu memanfaatkan teknologi, termasuk AI, secara tepat guna sehingga proses pembelajaran menjadi lebih efektif, kreatif, dan relevan dengan kebutuhan siswa di era digital,” ujar Anandoz.
Sementara itu, Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, mengapresiasi langkah Telkomsel yang terus menghadirkan program berdampak bagi dunia pendidikan.
Ia menilai para guru saat ini memang dituntut untuk terus beradaptasi dan meningkatkan kompetensi agar mampu menjawab tantangan pembelajaran di era digital.
“Kami menyambut baik inisiatif dari Telkomsel untuk memperkuat kompetensi para guru melalui pelatihan AI. Akan jelas bedanya orang yang menggunakan AI dengan tidak. Mari kita manfaatkan teknologi tersebut untuk kemaslahatan,” katanya.
Untuk memperluas dampak program secara berkelanjutan, Terpujilah GURU juga melibatkan berbagai komunitas dan organisasi profesi seperti PGRI, MGMP, Guru Pejuang Digital, PPG Prajabatan, dan 1000 Guru.
Melalui pendekatan kolaboratif dan berbasis kebutuhan nyata, Telkomsel berharap program ini dapat menjadi bagian dari upaya bersama meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia sekaligus memperkuat kesiapan generasi muda menghadapi era digital.
Informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran program dapat diakses melalui tsel.id/TerpujilahGuru atau akun Instagram @terpujilahguru.id






