Sindojabar.com – Dalam memperingati momentum hari buruh yang jatuh setiap tanggal 1 Mei, dedikasi para pekerja PLN Kembali menjadi sorotan sebagai fondasi utama keberlangsungan layanan publik. Semangat dedikasi tersebut terwujud melalui profesionalisme tim PLN dalam menjaga keandalan pasokan Listrik.
General Manager PLN UIT Jawa Bagian Tengah, Handy Wihartady, menegaskan bahwa peringatan Hari Buruh menjadi refleksi penting atas kontribusi insan PLN dalam menjaga pasokan listrik nasional.
“Momentum Hari Buruh menjadi pengingat bahwa keandalan kelistrikan nasional dibangun melalui dedikasi, kompetensi, dan semangat pengabdian para pekerja di lapangan. PLN terus mendorong budaya kerja unggul, adaptif, dan berorientasi pada keselamatan sebagai fondasi utama dalam memberikan layanan terbaik bagi masyarakat,” kata Handy, Jumat (1/5/2026)
Melalui tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB), PLN UPT Bandung melaksanakan perbaikan aksesoris isolator di Gardu Induk (GI) 150 kV Panasia, Bandung, pada 27 April 2026 lalu.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata kontribusi insan ketenagalistrikan dalam memastikan sistem transmisi tetap andal tanpa pemadaman, sekaligus menghadirkan layanan kelistrikan yang berkelanjutan bagi masyarakat.
Perbaikan dilakukan sebagai respons cepat atas gangguan pada aksesoris isolator yang mengalami penurunan performa akibat cuaca ekstrem yang terjadi. Dengan metode kerja yang mengutamakan safety, personel PDKB PLN UPT Bandung berhasil melakukan penanganan secara presisi, efektif, dan sesuai standar keselamatan kerja, sehingga keandalan jaringan transmisi 150 kV tetap terjaga tanpa mengganggu kontinuitas pelayanan listrik kepada pelanggan.
Manager PLN UPT Bandung, Rudi Wahono, menjelaskan bahwa pekerjaan ini merupakan langkah teknis preventif guna memastikan seluruh peralatan transmisi berada dalam kondisi optimal pascagangguan eksternal.
“Tim PDKB melaksanakan perbaikan aksesoris isolator yang terdampak petir melalui metode khusus bertegangan untuk menjaga performa sistem tetap optimal tanpa padam. Langkah ini penting untuk mencegah potensi gangguan lanjutan, meningkatkan keandalan penyaluran tenaga listrik, serta memastikan sistem transmisi tetap aman dalam menghadapi risiko gangguan cuaca ekstrem,” ujar Rudi.
Melalui keberhasilan pekerjaan ini, PLN UIT JBT menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan sistem transmisi yang andal, responsif, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat budaya kerja profesional dalam menjawab tantangan operasional ketenagalistrikan di berbagai kondisi.






