Telkom Siapkan Transformasi Besar Lewat Kemitraan dengan ZTE

Sindojabar.com — Transformasi digital Indonesia memasuki babak baru. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk resmi menggandeng perusahaan teknologi global asal Tiongkok, ZTE Corporation, untuk mempercepat pembangunan infrastruktur digital nasional berbasis kecerdasan buatan (AI), cloud computing, dan konektivitas generasi terbaru.

Kerja sama strategis yang ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di Jakarta itu menjadi sinyal kuat bahwa persaingan ekonomi digital di kawasan Asia Tenggara semakin memasuki fase agresif. Bukan hanya soal jaringan telekomunikasi, tetapi juga perebutan dominasi ekosistem teknologi masa depan.

Kolaborasi ini dinilai menjadi langkah penting bagi Telkom dalam mempercepat transformasi bisnisnya dari perusahaan telekomunikasi konvensional menjadi penyedia platform digital terintegrasi.

Dalam kerja sama tersebut, ZTE akan membawa pengalaman global dan teknologi terkini untuk memperkuat ekosistem digital Telkom, termasuk pengembangan layanan berbasis AI, pusat data, hingga infrastruktur cloud yang lebih fleksibel dan aman.

Sales Director ZTE Indonesia, Zhu Yang, mengatakan kemitraan ini lahir dari visi bersama untuk membangun fondasi digital yang lebih modern dan berkelanjutan di Indonesia.

Menurutnya, kombinasi kekuatan pasar Telkom dan kapabilitas teknologi ZTE diyakini mampu menciptakan nilai ekonomi baru sekaligus mempercepat pertumbuhan digital nasional.

“Kolaborasi ini mencerminkan komitmen bersama dalam menghadirkan infrastruktur digital yang cerdas, efisien, dan mampu mendukung perkembangan ekonomi digital Indonesia,” ujar Zhu Yang, Senin (18/5/2026)

Di sisi lain, Telkom melihat kemitraan ini sebagai bagian penting dalam roadmap transformasi perusahaan jangka panjang. Direktur Strategic Business Development & Portfolio PT Telkom Indonesia, Seno Soemadji, menegaskan bahwa AI akan menjadi motor utama pengembangan layanan digital Telkom ke depan.

Telkom juga akan memperkuat kapabilitas di sektor pusat data, jaringan konektivitas, serta layanan cloud guna memenuhi kebutuhan korporasi dan instansi pemerintahan yang semakin bergantung pada teknologi digital.

“Kami ingin menghadirkan solusi digital yang lebih terintegrasi, aman, dan bernilai tinggi bagi pelanggan sekaligus memperkuat daya saing Indonesia di tingkat regional,” kata Seno.

Kerja sama Telkom dan ZTE muncul di tengah meningkatnya kebutuhan infrastruktur digital nasional. Pertumbuhan pengguna internet, ekspansi layanan AI, serta meningkatnya kebutuhan data center membuat investasi teknologi menjadi semakin krusial.

Tak hanya berfokus pada teknologi, kedua perusahaan juga membuka peluang pengembangan talenta digital Indonesia. Langkah ini dinilai penting untuk menjawab tantangan kebutuhan sumber daya manusia di era ekonomi digital yang berkembang sangat cepat.

Kolaborasi tersebut sekaligus memperlihatkan bagaimana perusahaan telekomunikasi kini tidak lagi hanya bertarung di sektor jaringan komunikasi, melainkan juga dalam penguasaan AI, cloud, dan ekosistem data digital.

Jika berjalan sesuai rencana, sinergi Telkom dan ZTE berpotensi menjadi salah satu penggerak utama akselerasi transformasi digital Indonesia dalam beberapa tahun mendatang.