SindoJabar.com – Kamar Dagang dan Industri Jawa Barat (Kadin Jabar) berkolaborasi dengan Kodam III/Siliwangi menggelar Festival Rakyat Nusantara 2026 di Makodam Siliwangi, Jalan Aceh, Kota Bandung.
Acara tersebut menjadi motor penggerak bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lokal. Sekaligus hiburan gratis bagi warga Bandung dalam menyemarakan final Piala Dunia 2026.
Kasdam III/Siliwangi Brigjen TNI Agus Bhakti mewakili Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, mengatakan, festival ini akan berlangsung hingga 19 Juli 2026.
Agenda utama festival adalah kegiatan nonton bareng (nobar) partai final Piala Dunia 2026 bersama masyarakat.
“Kami menyelenggarakan acara ini bekerja sama dengan Kadin Jabar, Forkopimda Jabar, Kesbangpol, dan Polda Jabar,” kata Kasdam seusai membuka acara, Jumat (10/7/2026).
Kegiatan utama acara ini, ujar Brigjen TNI Agus Bhakti, nobar partai final dunia bersama masyarakat.
Selain nobar, ujar Brigjen TNI Agus, acara ini dimeriahkan dengan turnamen sepak bola usia dini (U-12), lomba mewarnai, ragam hiburan, hingga berbagai talkshow inspiratif seputar olahraga, sejarah, ekonomi syariah, hingga pengembangan UMKM.
Area festival dan stan UMKM mulai buka pukul 10.00 WIB tiap hari setelah aktivitas olahraga pagi masyarakat di lapangan tersebut.
“Sambil menunggu waktu pertandingan, pengunjung akan dihibur oleh penampilan live music dari band-band lokal asal Kota Bandung dan kota-kota lain di Jawa Barat,” ujar Brigjen TNI Agus.
Dalam acara ini, tutur Kasdam, Kodam Siliwangi dan Kadin Jabar melibatkan UMKM agar masyarakat yang menonton bisa sambil berbelanja kuliner dan produk lokal lainnya.
Peluang Emas bagi UMKM
Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Investasi Kadin Jabar Masrura Ram Idjal mengatakan, Kadin Jabar berkomitmen dalam mendukung penuh kegiatan ini.
Menurut Masrura, festival ini merupakan peluang emas bagi pelaku UMKM binaan Kadin Jabar. Terutama untuk memamerkan dan memasarkan produk mereka kepada masyarakat.
“Alhamdulillah ada kurang lebih 36 asosiasi yang kami libatkan. Setiap asosiasi mengirimkan dua hingga tiga pengusaha (UMKM). Jadi produknya sangat beragam, terutama kuliner dan juga fesyen,” ujar Masrura.
Masrura optimistis Festival Rakyat Nusantara 2026 dapat berdampak positif terhadap peningkatan ekonomi warga Jawa Barat.
Dia berharap acara ini bukan sekadar hiburan, melainkan juga sarana edukasi pasar bagi para pelaku usaha.
“Insya Allah festival ini bisa meningkatkan ekonomi warga Jabar. Kami berharap perputaran uang bisa lebih tinggi selama kegiatan ini berlangsung,” tuturnya.
Jika memang harus melayani pembeli hingga 24 jam, kata Masrura, tenaga penjual bisa di atur dengan sistem shift. Sehingga hasilnya bisa maksimal.






