SindoJabar, BANDUNG – Lima wartawan dilaporkan hilang di perairan Selat Sunda, Kecamatan Pandeglang, Provinsi Banten. Mereka tidak dapat dihubungi atau lost contact sejak Senin (7/9/2029) pukul 18.30 WIB.
Kelima wartawan itu antara lain, Muhammad Bagus Khoirunnas dari Kantor Berita Antara, Ari Basuki dari Merdeka, Yudhis dari iNews, Daus dari Anadolu, dan Donal wartawan freelance.
Selain wartawan, turut hilang kontak juga antara lain, Warta (55) kapten kapal 55, Surakman (60), anak buah kapal (ABK), dan Heriyanto (49) guide.
Saat ini, Kantor Pencarian dan Pertolongan atau SAR Banten telah mengerahkan personel untuk melakukan pencarian.
Namun upaya pencarian hari ini, Selasa (8/9/2026) belum membuahkan hasil. Karena kondisi gelap, pencarian akan di lanjutkan pada Rabu (9/9/2026) pagi.
Kepala Kantor SAR Banten Amrad mengatakan, menerima laporan dari Bayu, warga Jurnal Nusantara, terkait hilangnya lima wartawan pada Selasa (8/9/2026) sekitar pukul 13.55 WIB.
Kronologi Hilangnya 5 Wartawan
Kronologi kejadian, kata Kepala Kantor SAR Banten, berawal pada Senin 7 September 2026 sekitar pukul 14.00 WIB.
Rombongan wartawan bertolak dari dermaga Pandegelang Carita ke Gunung Anak Kerakatau dengan estimasi perjalanan 2 jam.
“Posisi lost contact pada pukul 14.42 WIB Senin 7 Sep 2026 di antara Carita dan Gunung Anak Kerakatau,” kata Kepala Kantor SAR Banten.
Amrad menjelaskan, pada pukul 18.13 WIB Senin 7 September 2026, posisi kapal speed boat yang di tumpangi wartawan itu berada di sekitar Anak Gunung Krakatau.
Setelah menerima laporan, ujar Amrad, pukul 14.15 WIB, Selasa 8 Sep 2026, Unit Siaga SAR Pandegelang mencari informasi di tempat keberangkatan speed boat tersebut.
Kantor SAR Banten memberangkatkan 1 unit RIB untuk pencarian. “Kemudian, pada pukul 17.25 WIB, memberangkatkan KN SAR Tetuka menuju ke sekitaran lokasi kejadian,” ujar Amrad.
Pencarian Dilanjutkan Besok
“Hingga pukul 18.15 WIB, RIB bersandar di dermaga Marina Carita. RIB telah menyisir perairan Pulau Rakata dan Pulau Panjang dengan radius 3,2 kilometer dari Gunung Anak Kerakatau. Hasil nihil,” tutur Kepala Kantor SAR Banten.
Amrad mengatakan, KN SAR Tetuka masih dalam pelayaran di sekitar Pulau Sangiang untuk melakukan sandar sebagai posko pergerakan besok.
Selain Kantor SAR Banten, TNI Angkatan Laut (AL) juga mengerahkan kapal dan personel untuk mendukung upaya pencarian lima wartawan.
Koarmada I siap mendukung operasi pencarian dan pertolongan dengan mengerahkan KRI Kerambit.
Kondisi hydrometeorolgi saat ini, ketinggian ombak sekitar 1 meter ke arah barat laut. Angin bertiup dari tenggara dengan kecepatan 30-34 knot.
Rencana kegiatan besok, RIB 02 Banten, KAL Anyer, Kapal Polairud akan bertolak pada pagi hari untuk melanjutkan pencarian.






