Sindojabar, Bandung – Persaingan industri kendaraan listrik di Jawa Barat semakin berkembang seiring meningkatnya pilihan model, infrastruktur pengisian daya, dan layanan pendukung bagi konsumen.
Kondisi tersebut mendorong VinFast Indonesia memperkuat kehadirannya di pasar Jawa Barat melalui partisipasi dalam Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Bandung 2026.
Baca Lagi: Suzuki Luncurkan XL7 Terbaru di GIIAS 2026, Usung Hybrid dan Fitur Moder
Berlangsung pada 9-13 September 2026 di Sudirman Grand Ballroom, Bandung, VinFast membawa sejumlah kendaraan listrik, yakni VF 3, VF 6, dan VF MPV 7. Kehadiran tersebut sekaligus menjadi bagian dari strategi perusahaan memperkenalkan ekosistem mobilitas listrik yang mencakup kendaraan, teknologi, infrastruktur pengisian daya, hingga layanan purnajual.
Melalui konsep Future Living Space – V-Flow Pavilion, VinFast menghadirkan area interaktif yang memberikan gambaran mengenai integrasi berbagai komponen dalam ekosistem kendaraan listrik. Pengunjung juga memperoleh kesempatan melakukan test drive untuk merasakan langsung kendaraan yang ditawarkan.
VF MPV 7 menjadi salah satu model yang ditampilkan VinFast dalam pameran tersebut. Kendaraan ini diarahkan untuk memenuhi kebutuhan mobilitas keluarga, baik untuk aktivitas sehari-hari di perkotaan maupun perjalanan jarak jauh.
Selain kendaraan penumpang, VinFast turut membawa lini Green yang menyasar kebutuhan transportasi dan komersial. Kehadiran lini tersebut memperluas cakupan solusi kendaraan listrik yang ditawarkan perusahaan, tidak hanya untuk penggunaan personal tetapi juga kebutuhan mobilitas dengan orientasi ekonomi.
Dari sisi kepemilikan kendaraan, VinFast juga menawarkan sejumlah skema untuk memberikan kepastian lebih kepada konsumen. Selama GIIAS Bandung 2026, konsumen yang melakukan pembayaran uang muka mendapatkan tambahan manfaat tunai sebesar Rp3 juta untuk VF 3, Rp4 juta untuk VF MPV 7 dan Limo Green, serta Rp5 juta untuk VF 6 dan VF 7.
Program tersebut juga dilengkapi lucky draw dengan sejumlah hadiah bagi konsumen yang memenuhi persyaratan selama pameran.
Di luar program pameran, VinFast menawarkan jaminan nilai jual kembali kendaraan hingga 80% serta fasilitas pengisian daya gratis di stasiun pengisian daya V-GREEN sesuai ketentuan yang berlaku.
Strategi tersebut menjadi bagian dari program Drive Worry Free yang bertumpu pada lima pilar, yakni Zero Operating Cost, Battery Peace of Mind, Ownership Confidence, Service Confidence, dan Business Confidence.
Kelima pilar tersebut mencakup aspek biaya operasional, akses infrastruktur pengisian daya, skema baterai, layanan purnajual, perlindungan nilai kendaraan, hingga peluang pemanfaatan kendaraan untuk menghasilkan nilai ekonomi.
Chief Executive Officer VinFast Indonesia Arunodoy Das mengatakan Jawa Barat merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensi besar dalam perkembangan mobilitas ramah lingkungan.
“Jawa Barat merupakan pasar dengan potensi besar untuk mendorong transisi menuju mobilitas ramah lingkungan, yang didukung oleh beragam kebutuhan mobilitas serta pesatnya pembangunan perkotaan,” ujar Arunodoy, Rabu (9/9/2026)
Menurut dia, kehadiran VinFast di GIIAS Bandung 2026 menjadi kesempatan untuk memberikan pengalaman langsung kepada masyarakat mengenai ekosistem kendaraan listrik yang dibangun perusahaan.
Setelah lebih dari dua tahun beroperasi di Indonesia, VinFast menyatakan terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui pengembangan portofolio produk, jaringan distribusi dan layanan purnajual, kemampuan produksi, serta infrastruktur pengisian daya V-GREEN.
Perluasan ekosistem tersebut menjadi bagian dari upaya VinFast meningkatkan akses masyarakat terhadap kendaraan listrik sekaligus memperkuat posisi perusahaan di pasar otomotif Indonesia.
Jawa Barat menjadi salah satu wilayah yang strategis bagi pengembangan pasar kendaraan listrik karena memiliki basis konsumen otomotif yang besar serta aktivitas perkotaan dan ekonomi yang terus berkembang.
Melalui kehadirannya di GIIAS Bandung, VinFast berupaya memperluas jangkauan mobilitas listrik sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis jangka panjang di Indonesia.






