Sindojabar.com – PT Bio Farma (Persero) kembali memperkuat posisinya sebagai perusahaan life science nasional melalui raihan Silver Award kategori Research & Community Services dalam ajang Indonesia Halal Ecosystem Summit & UB Halal Metric Awards 2026 yang digelar Universitas Brawijaya di Malang pada 5 Mei 2026 lalu.
Penghargaan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa penguatan ekosistem halal kini tidak hanya berkaitan dengan kepatuhan regulasi, tetapi juga telah berkembang menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing industri kesehatan dan bisnis berbasis riset di Indonesia.
Direktur Utama Bio Farma, Shadiq Akasya mengatakan penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi perseroan untuk terus memperkuat inovasi, kolaborasi, dan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui pengembangan produk kesehatan yang aman, berkualitas, dan sesuai prinsip halal.
“Penghargaan ini merupakan apresiasi sekaligus dorongan bagi Bio Farma untuk terus menghadirkan inovasi berbasis riset, memperkuat kolaborasi, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Shadiq dalam keterangannya, Rabu (13/5/2026).
Menurutnya, sebagai perusahaan life science, Bio Farma memiliki komitmen untuk memastikan produk dan layanan kesehatan yang dihadirkan tidak hanya memenuhi standar kualitas tinggi, tetapi juga selaras dengan prinsip halal yang menjadi kebutuhan mayoritas masyarakat Indonesia.
Dalam perspektif ekonomi bisnis, capaian ini memperkuat positioning Bio Farma di tengah meningkatnya tren industri halal global yang nilainya terus tumbuh setiap tahun. Penguatan sertifikasi, riset, dan implementasi standar halal dinilai menjadi modal strategis untuk memperluas pasar sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap produk kesehatan nasional.
Sebagai bagian dari ekosistem Danantara, Bio Farma juga terus mendorong penguatan kinerja perusahaan melalui tata kelola yang baik, inovasi berkelanjutan, dan kontribusi terhadap ketahanan kesehatan nasional. Strategi tersebut dinilai penting untuk menciptakan nilai tambah bisnis sekaligus meningkatkan daya saing industri farmasi Indonesia di pasar global.
Tidak hanya berfokus pada inovasi produk kesehatan, Bio Farma juga memperkuat aspek pengabdian masyarakat, kolaborasi lintas sektor, jaminan mutu, serta pengembangan proses bisnis yang berorientasi pada kualitas dan kepatuhan berkelanjutan.
Capaian ini sekaligus mempertegas langkah Bio Farma dalam membangun industri kesehatan nasional yang kompetitif, terpercaya, dan berbasis inovasi. Ke depan, perusahaan akan memperluas kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan guna memperkuat pengembangan industri halal nasional, khususnya pada sektor kesehatan dan life science.
Langkah tersebut diharapkan tidak hanya memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia dalam rantai ekosistem kesehatan halal global.






