Home Charging Perlu Diiringi Kesiapan Infrastruktur Hunian

SindoJabar, BANDUNG – Penggunaan kendaraan listrik yang terus berkembang turut mendorong kebutuhan terhadap fasilitas pengisian daya di rumah. Namun, pengembangan Home Charging dinilai perlu diiringi kesiapan infrastruktur kelistrikan di lingkungan hunian.

Chief Operating Officer PT Eurokars Motor Indonesia, Ricky Thio, mengatakan kesiapan rumah menjadi salah satu faktor penting untuk memberikan pengalaman pengisian kendaraan listrik yang nyaman bagi pengguna.

“Home Charging bukan hanya mengenai perangkat pengisian, tetapi juga bagaimana fasilitas tersebut dapat terintegrasi dengan kebutuhan kelistrikan di rumah dan pola penggunaan kendaraan,” ujar Ricky.

Menurutnya, meningkatnya penggunaan kendaraan listrik membuat rumah memiliki peran yang semakin penting dalam ekosistem mobilitas. Garasi kini tidak hanya berfungsi sebagai tempat menyimpan kendaraan, tetapi juga dapat menjadi lokasi pengisian energi sebelum kendaraan kembali digunakan.

Perkembangan penggunaan Home Charging juga terlihat di Jawa Barat. Hingga Agustus 2026, PLN UID Jawa Barat mencatat sebanyak 7.125 pelanggan telah menggunakan layanan Home Charging. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.034 pelanggan merupakan pengguna baru sejak Januari hingga awal Agustus 2026.

Secara nasional, pertumbuhan serupa juga terjadi. Sepanjang Semester I 2026, sebanyak 21.865 pelanggan baru menggunakan layanan Home Charging PLN. Dengan tambahan tersebut, total pelanggan Home Charging Service (HCS) telah melampaui 92 ribu pelanggan hingga Juni 2026.

Pertumbuhan ini menunjukkan semakin pentingnya fasilitas pengisian daya dalam mendukung penggunaan kendaraan listrik. Home Charging memberikan kemudahan bagi pemilik kendaraan untuk mengisi daya saat kendaraan berada di rumah, sementara fasilitas pengisian publik mendukung kebutuhan perjalanan.

Di Jawa Barat, PLN UID Jawa Barat juga terus memperluas infrastruktur pengisian kendaraan listrik. Hingga Desember 2025, sebanyak 501 SPKLU telah beroperasi dan tersebar di 289 lokasi.

Keberadaan SPKLU tersebut melengkapi layanan Home Charging sehingga pengguna kendaraan listrik memiliki pilihan pengisian daya, baik di rumah maupun ketika berada di perjalanan.

Ricky menilai semakin terintegrasinya fasilitas pengisian daya dengan hunian dan ruang publik akan menjadi bagian penting dalam mendukung kemudahan penggunaan kendaraan listrik dalam aktivitas sehari-hari.

Pada akhirnya, perkembangan Home Charging tidak hanya mencerminkan meningkatnya penggunaan kendaraan listrik. Lebih dari itu, kondisi tersebut menunjukkan semakin besarnya peran infrastruktur kelistrikan dalam mendukung perubahan pola mobilitas masyarakat.*