Kolaborasi Pegadaian-BCA Perluas Ekosistem Digital, Investasi Emas Makin Mudah

SindoJabar, BANDUNG – Kolaborasi PT Pegadaian (Persero) dan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) melalui fitur Tabungan Emas di aplikasi myBCA terus menunjukkan respons positif sejak diluncurkan pada 14 Agustus 2026.

Memasuki bulan kedua implementasinya, integrasi layanan investasi emas secara digital tersebut dinilai mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang menginginkan investasi praktis, mudah diakses, dan dapat dilakukan tanpa harus meninggalkan rutinitas harian.

Antusiasme masyarakat bahkan terlihat sebelum fitur tersebut resmi diluncurkan. Tabungan Emas di myBCA telah mencatat sekitar 5.000 hingga 6.000 kunjungan pengguna.

Baca Juga: Pegadaian Kanwil X Jabar Hadirkan Festival Tring! di Trans Studio Mall, Bertabur Bintang dan Promo Emas

Potensi pengembangan layanan ini pun masih terbuka lebar. Pasalnya, myBCA memiliki basis pengguna sekitar 15,7 juta hingga 15,8 juta nasabah yang menjadi bagian dari ekosistem perbankan digital BCA.

Kondisi tersebut turut membuka peluang semakin luasnya akses masyarakat terhadap investasi emas, termasuk di Jawa Barat yang dinilai memiliki potensi besar dalam pengembangan literasi dan inklusi keuangan.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kanwil X Jawa Barat, Eko Supriyanto, mengatakan kehadiran Tabungan Emas di myBCA merupakan bagian dari upaya Pegadaian membuat investasi lebih mudah diterima sebagai bagian dari kebiasaan masyarakat.

“Kehadiran Tabungan Emas di myBCA adalah wujud nyata dari komitmen kami untuk menghadirkan investasi yang membaur dengan keseharian masyarakat. Pendekatan kami bukanlah memaksa, melainkan membangun kebiasaan berinvestasi secara natural,” ujar Eko Supriyanto.

Baca Juga: Pegadaian Luncurkan Aplikasi Tring! Investasi Emas Jadi Lebih Mudah Dalam Satu Genggaman

Menurutnya, kemudahan akses menjadi salah satu kekuatan utama dalam kolaborasi Pegadaian dan BCA. Masyarakat kini dapat mulai berinvestasi emas dengan nominal yang relatif terjangkau dan melakukan transaksi secara digital.

“Hanya dengan menyisihkan mulai dari Rp10.000, nasabah myBCA di Jawa Barat kini bisa menabung emas sambil ngopi, di sela-sela rutinitas kerja, atau dari kenyamanan rumah mereka secara real-time,” katanya.

Eko menilai perpaduan antara infrastruktur digital BCA dan pengalaman Pegadaian di sektor emas memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mulai mengenal investasi logam mulia.

“Kolaborasi ini menggabungkan infrastruktur digital BCA yang andal dengan kredibilitas panjang Pegadaian di sektor logam mulia, sehingga nasabah merasa aman,” ujarnya.

Baca Juga: Asia Afrika Festival 2025: Jembatan Dunia Lewat Diplomasi Budaya

Perluas Ekosistem Digital

Respons positif terhadap Tabungan Emas di myBCA menjadi pijakan bagi Pegadaian untuk memperluas jangkauan layanan investasi emas ke ekosistem digital BCA lainnya.

Pegadaian kini menghadirkan layanan serupa melalui aplikasi blu by BCA Digital. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi memperluas akses masyarakat terhadap investasi emas melalui berbagai platform digital.

“Respons positif di myBCA menjadi motivasi besar bagi kami. Karena itu, kolaborasi ini tidak berhenti sampai di sini,” kata Eko.

Menurutnya, perluasan ke ekosistem digital BCA memberikan masyarakat lebih banyak pilihan dalam mengakses layanan investasi emas sekaligus menyesuaikan transaksi dengan kebiasaan penggunaan layanan perbankan digital.

“Guna memberikan lebih banyak pilihan platform dan fleksibilitas bertransaksi bagi masyarakat yang sangat mengandalkan layanan perbankan digital, Pegadaian baru saja memperluas layanannya ke ekosistem BCA lainnya, yakni melalui aplikasi blu by BCA Digital,” tuturnya.

Baca Juga: Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Gemilang Pegadaian

Kolaborasi Pegadaian dan BCA tersebut sekaligus menunjukkan arah perkembangan investasi emas yang semakin terintegrasi dengan layanan digital.

Dengan akses yang semakin mudah, investasi emas tidak lagi identik dengan proses yang rumit. Masyarakat dapat memulainya dari nominal terjangkau dan melakukan transaksi melalui perangkat yang digunakan dalam aktivitas sehari-hari.

Bagi Pegadaian dan BCA, penguatan ekosistem digital ini menjadi langkah untuk memperluas akses investasi sekaligus mendorong masyarakat menjadikan investasi sebagai bagian dari kebiasaan finansial jangka panjang. (*)