Sindojabar.com – Komitmen PT PLN (Persero) dalam menjaga keandalan pasokan listrik kembali dibuktikan melalui penerapan metode Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) pada saluran transmisi 150 kV Gedebage-Ujungberung, Bandung.
Menariknya, proses perbaikan dilakukan tanpa pemadaman sehingga sistem kelistrikan tetap beroperasi normal dan pelanggan tetap menikmati pasokan listrik tanpa gangguan.
Momentum Hari Buruh ini menjadi simbol dedikasi para pekerja PLN yang tetap siaga di garda terdepan demi memastikan layanan kelistrikan tetap andal bagi masyarakat dan sektor industri. Dengan menerjunkan regu PDKB, PLN mampu melakukan penanganan teknis secara cepat dan presisi tanpa menghentikan aliran listrik.
General Manager PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah (UIT JBT), Handy Wihartady, menegaskan bahwa penerapan metode PDKB merupakan bentuk nyata komitmen PLN dalam menghadirkan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Keandalan sistem kelistrikan merupakan fondasi utama dalam mendukung aktivitas ekonomi dan sosial. Melalui kesiapsiagaan tim di lapangan serta kepemimpinan yang responsif, kami memastikan setiap potensi gangguan dapat ditangani secara cepat dan tepat. Momentum Hari Buruh menjadi pengingat bahwa peran insan PLN di garda terdepan sangat vital dalam menjaga kontinuitas pasokan listrik bagi seluruh pelanggan,” ungkap Handy, Jumat (8/5/2026).
Menurutnya, metode PDKB menjadi solusi strategis dalam menjaga kontinuitas pelayanan kelistrikan, khususnya pada jaringan transmisi vital yang menopang kebutuhan energi masyarakat perkotaan dan kawasan industri.
Sementara itu, Manager UPT Bandung Rudy Wahono menjelaskan bahwa pekerjaan dilakukan dengan standar keselamatan tinggi dan prosedur teknis yang ketat. Penanganan isolator flash dilakukan menggunakan teknik khusus oleh personel bersertifikasi yang telah dibekali peralatan berstandar tinggi.
“Kami melakukan penanganan isolator flash menggunakan metode PDKB dengan pendekatan teknik khusus yang memungkinkan pekerjaan dilakukan tanpa menghentikan aliran listrik. Seluruh personel telah tersertifikasi dan dilengkapi dengan peralatan berstandar tinggi untuk memastikan pekerjaan berjalan aman, presisi, dan sesuai prosedur,” ujar Rudy.
Keberhasilan pekerjaan ini sekaligus menunjukkan kemampuan PLN dalam mengoptimalkan teknologi dan kompetensi sumber daya manusia untuk menjaga stabilitas sistem transmisi listrik di berbagai kondisi.
Penerapan metode PDKB juga dinilai efektif dalam meminimalkan potensi gangguan pelayanan kepada pelanggan.
Melalui langkah tersebut, PLN UIT JBT menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan sistem transmisi yang andal, responsif, dan berkelanjutan.
Profesionalisme tim PDKB pun menjadi bukti bahwa transformasi layanan kelistrikan terus dilakukan demi mendukung aktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi nasional tanpa hambatan pasokan listrik.






