Polsek Andir Buru Jambret Kalung Emas 3 Gram Milik Nenek di Gang Fatah Maleber

SindoJabar, BANDUNG – Petugas Unit Reskrim Polsek Andir tengah memburu pelaku jambret yang menggasak kalung emas 3 gram milik nenek Juhariah atau Mak Juha (88) di Gang Fatah 1, Kelurahan Maleber, Kecamatan Andir, Kota Bandung.

Peristiwa itu terjadi pada Senin (10/8/2026) sekitar pukul 20.30 WIB. Video CCTV yang merekam kejadian itu viral di media sosial (medsos).

“Saat ini kami dari Polsek Andir tengah melakukan penyelidikan. Kami telah mengecek TKP (tempat kejadian perkara) dan mengumpulkan bukti CCTV,” kata Kapolsek Andir Kompol Triyono R kepada wartawan, Rabu (12/8/2026).

Kompol Triyono menyatakan, penyidik sedang melakukan penyelidikan intensif dan memburu pelaku. Penyidik mendalami pergerakan pelaku datang ke TKP dari mana sampai pergi dari lokasi kejadian.

“Saat kejadian, pelaku itu kabur melawan arah ke Bundaran Sudirman. Ada saksi yang mencoba melakukan pengejaran. Tetapi sampai Bundaran Sudirman, saksi kehilangan jejak,” ujar Kompol Triyono.

Kapolsek menuturkan, kronologi kejadian berawal saat korban Mak Juha keluar rumah ingin melihat suasana di luar.

Sesampainya di depan gang, ujar Kompol Triyono, seorang pengendara motor yang mengenakan jaket ojol menghampiri korban. Bahkan pelaku menghalangi jalan korban.

“Pelaku menjambret kalung emas yang dipakai korban. Setelah itu pelaku kabur,” tutur Kapolsek.

Sesuai rekaman CCTV, kata Kompol Triyono, pelaku beraksi sendirian mengendarai sepeda motor dan menggunakan jaket warna oranye.

Pelaku merampas kalung emas seberat 3 gram yang dikenakan korban. Jadi bukan 31 gram seperti di beritakan sebelumnya.

“Korban Mak Juha mengalami luka di siku dan sudah kami lakukan visum, dibawa ke rumah sakit,” ucap Kompol Triyono.

Korban Terseungkur

Sebelumnya, Juhariah atau Mak Juha (88) tersungkur usai di jambret oleh seorang pria berjaket ojol di Gang Fatah 1, Jalan M Fatah, Kelurahan Maleber, Kecamatan Andir, Kota Bandung, Senin (10/8/2026) pukul 20.30 WIB.

Video CCTV aksi penjambretan brutal yang menimpa Mak Juha itu viral di media sosial (medsos). Dalam video terlihat, sebelum penjambretan terjadi, korban sedang berjalan dari mulut gang menuju rumahnya.

Pelaku yang mengendarai motor berhenti dan memepet korban. Bahkan, pelaku menghalangi jalan Mak Juha.

Setelah dekat, pelaku beraksi menjambret kalung emas yang di kenakan korban. Selanjutnya, pelaku kabur meninggalkan korban yang jatuh terkapar.

Mak Juha terdengar berteriak jambret sekeras-kerasnya. Namun saat kejadian hanya ada seorang perempuan yang membonceng anaknya.

Teriakan korban terdengar oleh sejumlah anak muda di sekitar lokasi. Mereka berusaha mengejar pelaku, tetapi tidak berhasil. Sebab, pelaku tancap gas ke jalan raya.