SindoJabar, BANDUNG – Juariah atau Mak Juga (88) terkapar usai dijambret oleh seorang pria berjaket ojek online (ojol) di Jalan M Fatah, Kelurahan Maleber, Kecamatan Andir, Kota Bandung, Senin (10/8/2026) pukul 20.30 WIB.
Video CCTV aksi penjambretan brutal yang dialami Mak Juha itu viral di media sosial (medsos). Dalam video terlihat, sebelum penjambretan terjadi, korban sedang berjalan dari mulut gang menuju rumahnya.
Pelaku yang mengendarai motor tanpa pelat nomor berhenti dan memepet korban. Bahkan, pelaku menghalangi jalan Mak Juha.
Setelah dekat, pelaku beraksi menjambret kalung emas yang di kenakan korban. Selanjutnya, pelaku kabur meninggalkan korban yang jatuh terkapar.
Mak Juha terdengar berteriak maling sekeras-kerasnya. Namun saat kejadian hanya seorang ibu membonceng anaknya yang melintas di lokasi kejadian.
Teriakan korban di dengar sejumlah anak muda di sekitar lokasi. Mereka berusaha mengejar pelaku tetapi tidak berhasil. Sebab, pelaku yang mengendarai motor tancap gas ke jalan raya.
Neneng (62), anak korban, membenarkan peristiwa penjambretan yang menimpa ibunya Mak Juha. Akibat penjambretan itu, korban kehilangan emas seberat 31,250 gram senilai Rp50 juta.
“Saat kejadian saya sedang beli ayam goreng. Saya mendapat kabar ibu ada yang menjambret. Saya pulang dan di rumah sudah ada pak RT, RW, dan warga,” kata Neneng, Selasa (11/8/2026).
Selain kehilangan kalung emas, ujar Neneng, Mak Juga juga mengalami luka di sikut, bahu, dan kepala. Saat kejadian, kondisi lokasi kejadian sedang sepi.
“Keluarga sudah melaporkan peristiwa ini ke Polsek Andir. Semoga pelakunya cepat tertangkap,” ujar Neneng.






