SindoJabar, BANDUNG – PT Pindad tengah mengejar target memenuhi kebutuhan kendaraan untuk menteri dan kepala lembaga tinggi negara di Kabinet Merah Putih. Total kendaraan Garuda VVIP yang harus rampung tahun ini sebanyak 325 unit.
Direktur Utama PT Pindad Dr Ir Sigit P Santosa MSME ScD IPU mengatakan, memang ada permintaan dari pemerintah untuk mendukung mobilitas para menteri, PT Pindad ditugaskan untuk membangun kendaraan dalam negeri.
“Dengan dasar kendaraan Maung, PT Pindad membangun Garuda VVIP untuk para menteri, wakil menteri, kepala kabinet, kepala badan, dan nanti eselon satu,” kata Dirut PT Pindad ditemui SindoJabar.com di Depohar 10 Koharmatau Lanud Husein Sastranegara, Kota Bandung, Kamis (8/10/2026).
Pada tahap satu, ujar Sigit, PT Pindad telah menyelesaikan 18 unit kendaraan Garuda VVIP untuk menteri-menteri khusus. Akhir bulan ini akan ada lagi penyerahan 145 unit Garuda VVIP.
“Sehingga sebagian besar menteri dan wakil menteri, beberapa kepala badan juga akan dapat (kendaraan Garuda VVIP),” ujar Sigit.

Beda dengan Maung Garuda
Direktur Utama PT Pindad menuturkan, total Garuda VVIP yang di produksi tahun ini sebanyak 325 unit. Saat ini produksi kendaraan untuk pejabat negara masih berjalan. “Ini untuk mendukung mobilitas para menteri dan pejabat tinggi negara,” tutur Dirut PT Pindad.
Sigit mengatakan, spesifikasi Garuda VVIP berbeda dengan kendaraan Maung yang di gunakan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka.
Garuda VVIP, kata Sigit, bukan kendaraan limousine. Kendaraan limousine Maung yang di gunakan Presiden dan Wapres jenis stretch wheelbase, lebih longgar. Selain itu, terdapat tambahan fitur antipeluru baik di bodi maupun kaca.
“Kalau yang ini (Garuda VVIP) adalah regularbase dan tentu tidak armour. Kendaraan ini (Garuda VVIP) biasa, bermesin diesel,” ucap Sigit.
Direktur Utama PT Pindad menjelaskan, kendaraan Garuda VVIP ini bukan hanya untuk menteri, wakil menteri, kepala lembaga, dan badan, tetapi juga ke depannya bagi pimpinan DPR/MPR RI.
“Tahun ini, kami akan deliver 325 unit untuk pejabat tinggi negara. Nanti akan di teruskan tahun depan. Untuk tahun depan nanti kita akan mulai yang elektrivikasi dan nanti menuju mobnas (mobil nasional). Mobnas nanti all EV (electric vehicle),” ujar Direktur Utama PT Pindad.
Bagian dari Roadmap PT Pindad
Proyek pengadaan kendaraan pejabat negara Garuda VVIP dan mobnas, tutur Sigit, merupakan bagian dari roadmap PT Pindad untuk membangun kemampuan industri dalam negeri manufaktur otomotif.
“Nanti akan menjadi bagian dari milestone (titip penanda penting dalam siklus sebuah proyek). Milestone pertama untuk tentara, TNI dan Polri. Lalu, milestone kedua untuk pejabat tinggi negara. Nanti 2027 kita sudah mulai mengarah ke all EV dan 2028 untuk publik,” tutur Sigit.
Sebelumnya, mulai 5 Oktober 2026, sejumlah menteri koordinator Kabinet Merah Putih dan pimpinan lembaga negara menggunakan mobil Garuda VVIP buatan PT Pindad sebagai kendaraan dinas.
Kendaraan premium berwarna putih itu terpantau parkir di area strategis pusat pemerintahan saat peringatan HUT ke-81 TNI, Senin (5/10/2026).






