SindoJabar, BANDUNG – Ketua Umum Generasi Muda Emas Indonesia (GEMAS) Pahad Alghifari menyambut kedatangan Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo atau Jokowi di Bandung, Sabtu (26/9/2026).
Pertemuan tersebut menjadi momentum silaturahmi, sekaligus pertukaran gagasan mengenai masa depan generasi muda Indonesia.
Pahad Alghifari menyampaikan komitmen GEMAS untuk terus mendorong anak muda agar tidak hanya menjadi penerima manfaat pembangunan. Tetapi turut menjadi pelaku dan penggerak kemajuan bangsa.
Dalam kesempatan tersebut, Pahad memaparkan sejumlah agenda strategis GEMAS yang akan dikembangkan ke depan.
Dari penguatan kepemimpinan pemuda, pendidikan dan peningkatan keterampilan, pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif, literasi digital dan teknologi, hingga kegiatan sosial bermanfaat bagi masyarakat.
“Langkah-langkah strategis GEMAS ke depan merupakan bentuk tanggung jawab kami sebagai generasi muda kepada bangsa dan negara. Kami tidak ingin hanya berbicara tentang Indonesia Emas 2045, tetapi mulai mempersiapkannya dari sekarang melalui karya dan program nyata,” kata Pahad.
Menurut Pahad, Indonesia Emas 2045 tidak cukup hanya dibangun dengan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi. Kualitas sumber daya manusia (SDM), karakter, kreativitas, kemampuan beradaptasi, dan keberanian generasi muda mengambil peran juga menjadi faktor penting dalam menentukan masa depan bangsa.
“Pemuda harus naik kelas. Dari pencari kerja menjadi pencipta lapangan kerja. Dari pengguna teknologi menjadi pencipta inovasi, dan dari penonton menjadi bagian dari solusi. Itu lah semangat yang ingin kami bangun melalui GEMAS,” ujarnya.
Jokowi Sambut Gerakan Pemuda
Joko Widodo atau Jokowi menyambut baik berbagai kegiatan dan gagasan positif yang melibatkan generasi muda. Menurut Jokowi, keterlibatan anak muda dalam kegiatan produktif merupakan bagian penting dalam mempersiapkan masa depan bangsa.
Jokowi juga memberikan apresiasi terhadap semangat generasi muda yang terus bergerak dan mengambil peran dalam berbagai bidang kehidupan masyarakat.
“Hal-hal positif seperti ini harus terus didorong. Apalagi yang berperan adalah pemuda dan pemudi, generasi emas bangsa. Anak muda harus terus berkarya, memberikan manfaat, dan ikut membawa Indonesia menuju kemajuan,” kata Jokowi.
Pahad menilai pesan Jokowi tersebut menjadi energi sekaligus pengingat bagi GEMAS untuk terus memperluas kolaborasi dengan berbagai elemen bangsa.
“Kami menangkap pesan penting bahwa generasi muda harus bergerak. Karena itu GEMAS akan membangun kolaborasi seluas-luasnya dengan pemerintah, dunia usaha, komunitas, akademisi dan masyarakat. Kita satukan energi positif untuk menghasilkan manfaat lebih besar,” tutur Pahad.
Dari Bandung untuk Indonesia
Pahad menegaskan, GEMAS akan menjadikan Bandung dan Jawa Barat sebagai salah satu titik penguatan gerakan kepemudaan yang kemudian diperluas ke berbagai daerah di Indonesia.
Program GEMAS ke depan diarahkan pada tiga semangat utama, yakni membangun manusia, menciptakan peluang, dan memberikan manfaat.
“Kami ingin GEMAS menjadi rumah bersama bagi anak-anak muda yang ingin berkarya. Tidak melihat latar belakang, tetapi melihat semangat dan kontribusinya. Kita boleh berbeda pilihan, profesi dan keahlian, tetapi kita punya tujuan sama, Indonesia maju dan generasi muda berdaya,” ucapnya.
Pahad menambahkan, perjalanan menuju Indonesia Emas 2045 merupakan tanggung jawab lintas generasi. Karena itu, generasi muda harus mulai mengambil peran sejak hari ini.
“2045 jangan hanya menjadi angka di kalender. Indonesia Emas harus menjadi cita-cita yang kita persiapkan bersama. Kalau hari ini kita ingin melihat Indonesia hebat pada 2045, maka kita juga harus mulai menyiapkan manusianya, membangun karakternya, meningkatkan kompetensinya, dan membuka ruang bagi anak muda untuk berkarya.”
Pahad menegaskan, GEMAS akan terus bergerak dengan semangat kolaborasi dan karya nyata.
“Dari Bandung kita mulai, dari pemuda kita bergerak, dan untuk Indonesia kita berkarya. Insya Allah, dengan kebersamaan dan kerja nyata, generasi muda hari ini siap menjadi bagian penting dari perjalanan menuju Indonesia Emas 2045,” tegas Pahad.






