Viral! Anggota DPRD Main Game dan Merokok Saat Rapat Bahas Stunting

Headline5 Dilihat

Sindojabar.com,- Media sosial kembali dihebohkan dengan beredarnya video yang memperlihatkan seorang anggota DPRD Kabupaten Jember diduga bermain game online sambil merokok ketika rapat resmi berlangsung. Video tersebut viral dan menuai gelombang kritik dari masyarakat.

Peristiwa itu diketahui terjadi saat Komisi D DPRD Jember menggelar rapat dengar pendapat bersama Dinas Kesehatan, BPJS, dan seluruh kepala puskesmas se-Kabupaten Jember pada Senin, 11 Mei 2026.

Rapat tersebut membahas isu serius terkait penanganan stunting, mulai dari evaluasi data gizi anak, strategi intervensi kesehatan, hingga peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat di Kabupaten Jember.

Namun perhatian publik justru tertuju pada salah satu anggota dewan yang tampak santai memainkan ponsel diduga untuk bermain game online sambil merokok di dalam ruangan rapat.

Video itu pertama kali ramai setelah diunggah akun Instagram Pak_Jitu dan langsung menyebar luas di berbagai platform media sosial.

Berdasarkan informasi yang beredar, sosok dalam video tersebut disebut merupakan Achmad Syahri As Siddiqi atau Ra Syahri, anggota DPRD Jember periode 2024–2029. Ia dikenal sebagai salah satu legislator muda yang dilantik pada usia 25 tahun dan merupakan putra mantan anggota DPR RI, Achmad Fadil Muzakki Syah.

Aksi tersebut memancing reaksi keras dari publik. Banyak warganet menilai perilaku itu tidak mencerminkan etika seorang wakil rakyat, terlebih rapat sedang membahas persoalan kesehatan anak dan masa depan generasi muda.

“Ko bisa ngerokok di ruangan sih?” tulis akun Instagram @rurinirmala.

“Kita bayar pajak buat pejabat yg bisanya main game sambil ngerokok saat rapat,” komentar akun lainnya.

Tak sedikit pula netizen yang mempertanyakan keseriusan anggota dewan dalam menjalankan tugas pengawasan dan pelayanan terhadap masyarakat.

Video viral ini semakin menjadi sorotan karena terjadi di tengah meningkatnya perhatian pemerintah terhadap penanganan stunting yang menjadi salah satu program prioritas nasional.

Publik kini menunggu klarifikasi sekaligus langkah tegas dari DPRD Jember terkait dugaan pelanggaran etika yang dilakukan dalam forum resmi pemerintahan.

Writer: GhaniEditor: Rahmat