sindojabar.com – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung sekaligus Wakil Ketua Fraksi Partai Demokrat (FPD), M. Hailuki, menyambut positif hasil survei Litbang Kompas yang mencatat tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Gubernur Jawa Barat (KDM) mencapai 97,2 persen.
Menurutnya, capaian tersebut menegaskan bahwa kebijakan Gubernur sudah “on the track” dan sejalan dengan aspirasi masyarakat Jawa Barat.
Hailuki menilai, kepuasan publik tertinggi lahir dari program pembangunan manusia, seperti pembentukan karakter pemuda melalui barak militer, pembangunan ruang kelas baru (RKB), dan penerapan jam malam pelajar.
Baca Juga: Janji Politik Belum Tuntas! Demokrat Jabar Minta KDM Lebih Serius
“Program ini harus diteruskan agar berkelanjutan dan tidak sporadis,” kata Hailuki di Bandung. Kamis (21/8/2025).
Ia juga menyoroti apresiasi masyarakat terhadap langkah penertiban tata ruang dan lingkungan, misalnya pembongkaran bangunan liar dan wahana wisata yang melanggar aturan.
Menurutnya, hal ini penting untuk mencegah bencana sekaligus menciptakan ruang hidup yang lebih sehat.
Baca Juga: Wakil Ketua DPRD Bandung Usulkan Field Trip untuk Kegiatan Studi Tour
Sinergi Pemprov dan Pemkab/Kota
Hailuki menekankan pentingnya sinergi antara Pemprov dengan pemerintah kabupaten/kota agar kebijakan Gubernur tidak berjalan sendiri.
“OPD harus senafas dan sejalan, jangan sampai ada langkah yang kontraproduktif,” ujarnya.
Sebagai penutup, ia menegaskan bahwa pembangunan manusia, termasuk penguatan budaya, adalah pondasi utama bagi pembangunan infrastruktur Jawa Barat.
“Tanpa pembangunan manusia, proyek fisik hanya akan menjadi kosmetik belaka tanpa makna,” pungkasnya. (dsp)







