sindojabar.com – IBS Foundation kembali menorehkan jejak positif dengan menggelar acara akbar tahunan Santriversary 4.0 pada 26 dan 29 November 2025.
Bukan sekadar perayaan, acara ini hadir sebagai momentum krusial untuk mengokohkan visi, menciptakan santri yang berdaya dan pondok pesantren yang mandiri di tengah derasnya arus digital.
Didukung penuh oleh kolaborator kebaikan yang tergabung, Santriversary 4.0 dibagi dalam dua rangkaian utama.
- Rangkaian pertama menjaring perwakilan pondok pesantren se-Bandung Raya.
- Rangkaian kedua sukses memantik antusiasme luar biasa dari para santri.
Baca Juga: Maybank Syariah dan IBS Foundation Wujudkan Kepedulian Sosial Lewat 77 Filter Air Minum
Puncak Semangat di Lembang
Puncak kemeriahan, atau Day 2 Santriversary 4.0, berlangsung meriah dan penuh energi di Natural Hill, Cisarua Lembang.
Lokasi yang sejuk ini menjadi saksi rangkaian kegiatan yang dirancang khusus untuk menjadi ruang pemberdayaan yang relevan bagi usia produktif santri.
Ketua Pelaksana Santriversary 4.0, Vicry Syavat Muhammad, menegaskan esensi kegiatan ini.
“Ada begitu banyak potensi baik yang dimiliki para santri. Dengan tema pemberdayaan tahun ini, kami ingin membuka wawasan mereka terhadap peluang yang ada, sekaligus mendorong mereka untuk berani berkembang dan berkontribusi lebih luas,” ujarnya.
Baca Juga: IBS Foundation Gaungkan Solidaritas untuk Palestina Lewat Kampanye Voices for Gaza
Vicry menegaskan, inisiatif ini menghadirkan pendidikan yang sesuai kebutuhan santri masa kini, tidak hanya memperkuat nilai keagamaan, tetapi juga kompetensi sosial, teknologi, dan ekonomi agar siap menghadapi dinamika kehidupan.
Kolaborasi dan Kreasi di Ruang Digital
Acara dibuka dengan sesi permainan interaktif yang disambut antusias oleh peserta. Sesi games ini terbukti efektif menumbuhkan kreativitas, mengasah kerja sama tim, sekaligus memupuk rasa percaya diri di kalangan santri.
Setelah energi terisi penuh, fokus beralih ke sesi pematerian inspiratif bertajuk “Santri Berdaya di Era Digital”. Dibawakan oleh Rafi Al Farezi dan Risyad Baya’sud, materi ini membuka mata para santri terhadap peluang tak terbatas di ruang digital.
Baca Juga: Ribuan Massa Padati Long March Bela Palestina di Bandung
Panitia mengajak mereka melihat diri bukan hanya sebagai pengguna, melainkan sebagai kreator dan agen kebaikan yang menyebarkan nilai-nilai positif melalui media sosial.
Kemeriahan semakin memuncak dengan penampilan musik dari Edcoustic, yang tak hanya menghibur, tetapi juga berhasil menyuntikkan semangat positif yang membakar motivasi para peserta untuk menjadi pribadi yang bermanfaat dan berdaya.
Apresiasi untuk Para Penggerak Kebaikan
Keberhasilan Santriversary 4.0 tak lepas dari sinergi kuat para pihak yang terlibat. Direktur Pembina IBS Foundation, Dea Sunarwan, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para sponsor dan kolaborator.
Baca Juga: IBS Foundation Buka Santriversary: Dorong Kemandirian Pangan Pesantren
Dukungan besar, terutama dari Amalsholeh.com sebagai sponsor utama, menjadikan Santriversary 4.0 lebih dari sekadar perayaan. Ini adalah momentum penting untuk menguatkan kapasitas, kreativitas, dan kesiapan mental santri dalam menyambut tantangan dan mengoptimalkan peluang di era digital.
Santriversary 4.0 telah usai, namun semangat dan bekal yang mereka peroleh bisa nantinya terus membimbing para santri menjadi pribadi unggul, mandiri, dan siap berkontribusi luas bagi kemajuan bangsa. (dsp)








