Jahat dan Sadis, Pria Pengendara Motor Lindas Mahasiswi di Jatinangor Sumedang

Jawa Barat0 Dilihat

SindoJabar.com – Pria pengendara motor berbuat jahat dan sadis terhadap seorang mahasiswi di Gang Mawar 5, Dusun Sukamanah, RT 003 RW 001, Desa Hegarmanah, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang.

Pelaku yang mengenakan jaket berwarna oranye dan mengendarai motor, melindas korban yang terjatuh. Setelah itu, pelaku melarikan diri.

Peristiwa sadis itu terjadi pada Selasa (12/5/2026) sekitar pukul 19.43 WIB. Akibat perbuatan pelaku, korban mengalami luka-luka.

Video CCTV saat peristiwa itu terjadi beredar dan viral di media sosial (medsos). Dalam video terlihat korban berlari di dalam gang dikejar pelaku yang mengendarai motor.

Korban terjatuh. Lalu, pelaku secara sadis melindas korban yang sudah tak berdaya dengan motor.

Kasi Humas Polres Sumedang AKP Awang Munggardijaya mengatakan, benar telah terjadi penganiayaan terhadap seorang mahasiswi berinisial GCR (20) di Desa Hegarmanah, Jatinangor, Kabupaten Sumedang.

“Benar. Kami menerima informasi ada dugaan tindak pidana penganiayaan di wilayah Jatinangor. Saat ini anggota sedang melakukan pendalaman, meminta keterangan saksi, dan mengumpulkan petunjuk untuk mengungkap identitas pelaku,” kata Kasi Humas Polres Sumedang.

AKP Awang Munggardijaya menjelaskan, saat ini, petugas Unit Reskrim Polsek Jatinangor tengah melakukan penyelidikan terkait tindak pidana penganiayaan terhadap mahasiswi tersebut.

Berdasarkan keterangan awal, ujar AKP Awang, kejadian bermula saat korban selesai makan dan hendak kembali ke tempat kos.

Pelaku Todong Korban dengan Pisau

Saat berjalan di lokasi kejadian, tiba-tiba, korban diadang pelaku yang mengendarai motor. Pelaku menodongkan pisau dan mengancam korban.

Karena ketakutan, korban berusaha menyelamatkan diri dengan berlari. Namun saat lari, korban tersandung sehingga terjatuh.

Pelaku melindas korban dengan motor. Setelah itu, pelaku melarikan diri ke arah jalan utama.

“Akibat kejadian itu, korban mengalami luka lecet di lutut kanan dan kiri, dan lengan kanan dan kiri,” ujar AKP Awang.

Kasi Humas menuturkan, petugas Polsek Jatinangor yang menerima informasi kejadian tersebut meluncur ke lokasi kejadian. Polisi meminta keterangan saksi dan membawa korban ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan medis.

Sampai saat ini, identitas pelaku belum diketahui. Polisi masih melakukan penyelidikan. Korban pun belum membuat laporan polisi karena masih mengalami syok dan trauma pascakejadian.

“Kami mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan segera melapor agar dapat segera ditindaklanjuti,” tutur Kasi Humas.