sindojabar.com – PDI Perjuangan mengencangkan barisan di Kota Bandung. Konsolidasi internal diperkuat hingga ke tingkat paling bawah sebagai strategi utama untuk mengunci kemenangan total pada Pemilu 2029.
Hal ini disampaikan Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD PDIP Jawa Barat, Bedi Budiman, dalam rapat konsolidasi penyerahan SK DPP PDI Perjuangan untuk kepengurusan DPC Kota Bandung periode 2025–2030 di Kantor DPC PDIP Kota Bandung, Sabtu 25 April 2026.
Bedi menekankan, target utama partai adalah mengulang kemenangan besar yang pernah diraih di Bandung, sekaligus merebut kursi Wali Kota.
Baca Juga: Ono Surono Dorong Regenerasi Atlet Sepak Bola Nasional
“Target 2029 jelas: PDI Perjuangan kembali menang mutlak di Kota Bandung. Kami pernah alami itu, dan kali ini harus bisa merebut eksekutif, bukan hanya wakil,” tegasnya.
Bedi menjelaskan, konsolidasi organisasi menjadi jalan menuju target tersebut. SK DPC yang diserahkan DPP menandai sahnya kepengurusan baru di bawah kepemimpinan Ketua DPC Andri Gunawan. Struktur partai akan diperkuat hingga tingkat anak ranting di RW dan kelurahan, dengan tenggat Juni 2026.
“Saya apresiasi DPC Bandung yang on schedule. Ranting sudah 100 persen terbentuk, anak ranting segera selesai. Struktur kita langsung operasional, ada relawan kesehatan, tanggap bencana, advokasi hukum, pendidikan. Semua berhubungan langsung dengan masyarakat,” jelasnya.
Baca Juga: Denda PBB Dihapus, Warga Bandung Diminta Segera Manfaatkan Kebijakan Ini
Semangat Kader Jadi Motor Konsolidasi
Optimisme DPD kepada DPC PDIP Kota Bandung ini diperkuat dengan semangat kader yang dinilai solid dan tepat waktu dalam konsolidasi.
“Saya optimis dengan kepengurusan Pak Andri dan jajaran, Bandung bisa kembali seperti sedia kala tahun 1999,” pungkas Bedi.
Sementara itu, Ketua DPC PDIP Kota Bandung, Andri Gunawan, menegaskan komitmen kepengurusan baru untuk bekerja tanpa banyak retorika.
Baca Juga: Pegadaian Jabar Dorong Kolaborasi Bank Sampah di Bandung
“Perintahnya jelas: menang. Maka hari ini bagian dari proses itu. Kami membangun kepengurusan sampai ranting, tugas berikutnya anak ranting. Itu harus segera dilaksanakan,” ujarnya.
Andri menambahkan, alasan masyarakat harus percaya pada PDIP bukan sekadar kursi parlemen atau balai kota, melainkan komitmen nyata terhadap kebutuhan warga.
“Hari ini jalan bolong dibiarkan lama, jalan gelap menelan korban. Kami ingin memastikan tidak ada lagi yang jatuh karena galian terbuka, tidak ada lagi warga yang abai di jalan gelap. Itu pengalaman nyata yang dirasakan semua orang. Kalau pertanyaannya begitu, pilih PDI Perjuangan,” tegasnya. (dsp)






