SindoJabar, BANDUNG – Sekretariat DPRD Jawa Barat berencana akan membuat program Sapa Disabilitas dan penguatan isu perempuan dalam Rencana Kerja (Renja) di Tahun Anggaran (TA) 2026/2027.
Sekretaris DPRD Jawa Barat, Dodi Sukmayana menjelaskan program Sapa Disabilitas dilatarbelakangi oleh belum banyak program yang menyasar kelompok disabilitas secara khusus dalam kinerja DPRD Jawa Barat.
Baca Juga:Sapa Warga Karang Gombong, Jenal Aripin Dorong Ekonomi Bangkit
“Rencananya di 2027, kita akan meluncurkan program Sapa Disabilitas agar memudahkan kelompok disabilitas menyampaikan aspirasi, keluhan hingga masukan ke DPRD Jawa Barat,” jelas Dodi Sukmayana, Kota Bandung, Jumat (2/10/2026).
Rencananya, Sapa Disabilitas ini DPRD Jawa Barat akan langsung mendatangi kelompok disabilitas di seluruh Jabar. Ditargetkan diawal pelaksanaan program ini ada sekitar 12 ribu disabilitas yang akan dikunjungi oleh DPRD Jawa Barat.
Baca Juga:Sekretariat DPRD Jabar Terapkan WFH Mulai 2026, Sasar Pegawai Kurang Produktif
Sementara itu untuk isu perempuan, rencananya akan dimasukkan dalam Renja TA 2026/2027. Hal ini akan berimplikasi terhadap alokasi anggaran yang akan jauh lebih besar dalam mendukung terhadap isu-isu perempuan di Jabar.
“Kita akan menyiapkan anggaran khusus untuk mendukung isu perempuan ini. Nanti dalam pelaksanaannya DPRD Jawa Barat akan datang langsung ke posyandu-posyandu, mendukung program PKK hingga membantu penanganan stunting di daerah,” katanya. (*)






