Bandung World Cinema Hadirkan Sinema Global, Ditutup Pemutaran Film di Balai Kota

SindoJabar, BANDUNG – Perayaan sinema dunia kini hadir di Kota Bandung melalui Bandung World Cinema (BWC). Festival yang merupakan ekstensi dari Jakarta World Cinema (JWC) ini akan membawa ratusan film internasional ke Jawa Barat.

Pada edisi perdananya, BWC menghadirkan 207 film dari 69 negara, termasuk 120 karya yang meraih penghargaan dari berbagai festival film bergengsi dunia.

Sejumlah film yang masuk dalam lineup di antaranya Fjord karya Cristian Mungiu, Minotaur karya Andrey Zvyagintsev, All of a Sudden karya Ryūsuke Hamaguchi, The Debut karya Jesse Eisenberg, Naza karya Yuval Abraham dan Rachel Szor, serta Woman Unknown karya May el-Toukhy.

Rangkaian festival akan ditutup dengan pemutaran film horor terbaru Inherit karya sutradara Thailand Banjong Pisanthanakun.

Suasana konferensi pers BWC 2026 di Pendopo Balai Kota Bandung, Senin (5/10/2026).

BWC digelar secara hybrid. Pemutaran daring dapat disaksikan melalui KlikFilm mulai 31 Oktober hingga 21 November 2026. Sementara pemutaran luring berlangsung selama delapan hari di CGV Paris Van Java Bandung pada 14–21 November 2026.

Festival ini merupakan hasil kolaborasi The Panasdalam Pictures, CGV dan Pemerintah Kota Bandung, dengan dukungan KlikFilm. Selain menghadirkan film-film dunia, BWC menjadi ruang pertemuan bagi sineas, mahasiswa, komunitas film, pelaku industri dan masyarakat umum.

Wali Kota Bandung H. Muhammad Farhan menyambut positif penyelenggaraan BWC. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat memperkuat posisi Bandung sebagai kota kreatif sekaligus membuka ruang bagi ekosistem perfilman lokal untuk berinteraksi dengan karya-karya dari berbagai negara.

“Pemerintah Kota Bandung menyambut dengan sangat bangga kehadiran edisi perdana Bandung World Cinema. Kota ini selalu menjadi rahim bagi kreativitas, inovasi, dan komunitas seni yang kuat,” ujar Farhan.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan bersama penyelenggara dan komunitas perfilman dalam konferensi pers BWC 2026 di Pendopo Balai Kota Bandung, Senin (5/10/2026).

Selain pemutaran film, BWC juga menghadirkan program edukasi In Conversation With pada 15–19 November 2026 di CGV Paris Van Java. Program ini mempertemukan pelaku perfilman dengan sineas muda dan komunitas film melalui diskusi mengenai proses kreatif, keterampilan serta perkembangan industri perfilman.

Puncak kegiatan akan berlangsung pada 21 November 2026 melalui Open Air Cinema di Taman Balai Kota Bandung. Layar terbuka tersebut akan menampilkan kompilasi film pendek karya mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Bandung.

Pada kesempatan yang sama, BWC juga akan memutar Lewat Djam Malam, film klasik karya Usmar Ismail yang telah direstorasi dan memiliki hubungan sejarah serta kultural dengan Kota Bandung.

Steering Committee BWC Pidi Baiq mengatakan festival tersebut tidak hanya menjadi ajang menonton film, tetapi juga ruang berkumpul bagi mahasiswa, pembuat film, komunitas dan masyarakat.

“Festival ini bukan cuma soal nonton film bagus, tapi ini adalah ruang ‘nongkrong’ bareng, dari mahasiswa, pembuat film, sampai masyarakat umum,” kata Pidi.

Sementara itu, Executive Director BWC Frederica mengatakan kehadiran festival di Bandung merupakan bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap film-film dunia.

“Bandung World Cinema adalah perpanjangan napas dari JWC, sekaligus wujud nyata dari komitmen kami bersama KlikFilm untuk mendemokratisasi akses terhadap world cinema,” ujarnya.

Informasi mengenai jadwal pemutaran lengkap dan penjualan tiket BWC akan diumumkan dalam waktu dekat.*