Roy Suryo Dikabarkan Ditangkap, Tim Advokasi Ajukan Kritik atas Proses Hukum

Nasional6 Dilihat

Sindojabar.com – Roy Suryo Notodiprojo dikabarkan ditangkap penyidik Polda Metro Jaya pada Jumat (19/6/2026) sekitar pukul 07.00 WIB.

Tim Advokasi Anti Kriminalisasi Akademisi dan Aktivis (TA-AKAA) dari istri Roy Suryo menyebut Tifauzia Tyassuma turut diamankan oleh penyidik pada waktu yang hampir bersamaan.

Baca Juga:Ronny Hermawan Dorong Penyelesaian Banjir di Bekasi Jaya

Tim advokasi menyayangkan tindakan penyidik yang melakukan penangkapan terhadap Roy Suryo. Menurut mereka, selama proses penyidikan berlangsung, Roy Suryo dinilai kooperatif, memenuhi panggilan penyidik, serta menjalankan kewajiban wajib lapor.

“Klien kami selama ini kooperatif memenuhi panggilan penyidik bahkan selalu melaksanakan wajib lapor,” tulis TA-AKAA dalam siaran pers yang diterima, Jumat (19/6/2026).

TA-AKAA juga menilai apabila proses yang dilakukan penyidik merupakan bagian dari tahap dua atau karena berkas perkara telah dinyatakan lengkap, maka tindakan tersebut seharusnya dapat dilakukan melalui surat panggilan tanpa harus menggunakan upaya paksa berupa penangkapan.

Baca Juga:Menjawab Tudingan, Iskandar Sitorus Paparkan Peran Nonlitigasi dalam Kasus Blue Ray Cargo

Lebih lanjut, tim advokasi meyakini tindakan penangkapan tersebut menunjukkan adanya intervensi politik dalam proses penegakan hukum. Mereka menilai hukum tidak lagi berjalan sesuai norma dan etika, melainkan melayani kepentingan politik tertentu.

“Penangkapan ini mengonfirmasi adanya kekuatan politik yang mengintervensi hukum sehingga cara-cara yang beradab dalam menegakkan hukum melalui pemanggilan ditinggalkan dan beralih menempuh cara represif dan intimidatif dengan melakukan penangkapan,” demikian isi pernyataan tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, TA-AKAA mengimbau masyarakat untuk memberikan dukungan dan doa kepada Roy Suryo. Mereka juga mengajak para tokoh dan aktivis yang memiliki waktu untuk hadir di Polda Metro Jaya pada Jumat (19/6/2026) pukul 11.00 WIB guna mengisi surat jaminan penangguhan penahanan sebagai persiapan pengajuan permohonan penangguhan penahanan apabila diperlukan.

Siaran pers tersebut ditandatangani oleh Koordinator Litigasi TA-AKAA, Petrus Selestinus, S.H., dan Koordinator Non Litigasi, Ahmad Khozinudin, S.H.

Baca Juga:Pimpinan PMDG Gontor Ponorogo KH Amal Fathullah Zarkasyi Tutup Usia

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Polda Metro Jaya terkait kabar penangkapan Roy Suryo maupun Tifauzia Tyassuma. (*)