SindoJabar, SURABAYA – Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Geologi, Mineral, dan Batubara (PPSDM Geominerba) terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sektor pertambangan.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kerja sama dengan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Timur dalam penyelenggaraan Pelatihan dan Sertifikasi Pengawas Operasional Pertama (POP) pada Pertambangan Angkatan 1, yang resmi dibuka di Kota Surabaya, Senin (12/10/2026).
Baca Juga:Pemerintah Dorong Pengawasan Ketat dan Reformasi Tata Kelola Pertambangan
Kegiatan pembukaan ini melibatkan Kepala Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur, Dr. Mhd. Aftabuddin Rijaluzzaman, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Jawa Timur, Mohammad Yasin, serta perwakilan PPSDM Geominerba, Rusnoviandi Lubis, selaku Subkoordinator Kelompok Kerja Penyelenggaraan Pengembangan Sumber Daya Manusia.
Rangkaian pembukaan turut ditandai dengan pengalungan tanda peserta secara simbolis serta penyerahan cendera mata sebagai bentuk apresiasi dan penguatan hubungan antarlembaga.
Kerja sama antara PPSDM Geominerba dan Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur ini menjadi langkah strategis dalam mendukung pengembangan kompetensi tenaga kerja pertambangan di daerah, khususnya bagi personel yang memiliki tanggung jawab dalam pengawasan kegiatan operasional. Melalui sinergi tersebut, kedua instansi berupaya mendorong tersedianya tenaga pengawas yang kompeten, profesional, serta memahami aspek keselamatan dalam kegiatan pertambangan.
Baca Juga:Kabel Traffic Light Dicuri, Pemkot Bandung Siapkan CCTV Terintegrasi
Pelatihan dan sertifikasi ini diselenggarakan selama lima hari, mulai 12 hingga 16 Oktober 2026, dengan melibatkan 25 peserta yang berasal dari perusahaan-perusahaan pertambangan di wilayah Provinsi Jawa Timur. Seluruh peserta mendapatkan pembekalan dari instruktur PPSDM Geominerba yang memiliki kompetensi di bidang teknis dan keselamatan pertambangan.

Pengawas Operasional Pertama memiliki peran strategis sebagai front line supervisor yang bertanggung jawab langsung terhadap pekerja tingkat pelaksana, khususnya dalam memastikan penerapan keselamatan dan kesehatan kerja di lingkungan pertambangan.
Oleh karena itu, tenaga pengawas dituntut memiliki pemahaman teknis serta kemampuan dalam melakukan inspeksi, mengidentifikasi potensi bahaya, mengendalikan risiko, dan melaksanakan pengawasan sesuai ketentuan yang berlaku.
Melalui pembelajaran dan sertifikasi tersebut, para peserta diharapkan mampu memenuhi standar kompetensi yang dipersyaratkan sebagai Pengawas Operasional Pertama, sekaligus mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh dalam meningkatkan keselamatan dan efektivitas kegiatan pertambangan di perusahaan masing-masing.
Baca Juga:Perkuat Keselamatan Pertambangan, PPSDM Geominerba Gelar Pelatihan SMKP
Penyelenggaraan pelatihan ini juga mencerminkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan industri terhadap tenaga kerja yang terampil dan tersertifikasi.
Dukungan Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur bersama kapasitas pembelajaran dan sertifikasi yang difasilitasi PPSDM Geominerba diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas pengawasan pertambangan di wilayah Jawa Timur.
Baca Juga:PPSDM Geominerba Perkuat Kompetensi Audit SMKP
Melalui kerja sama yang berkelanjutan, PPSDM Geominerba berkomitmen untuk terus memperluas sinergi dengan pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan dalam menghadirkan program pengembangan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri, sekaligus mendukung terwujudnya praktik pertambangan yang aman, profesional, dan berkelanjutan. (*)






