Emas Digital Makin Populer, Pegadaian Tekankan Prinsip Aman dan Terpercaya

Ekonomi Bisnis128 Dilihat

sindojabar.com – Dunia investasi terus berkembang, terutama pada instrumen emas yang harganya kian meroket dan menarik perhatian masyarakat.

Selain emas fisik, masyarakat kini semakin meminati emas digital karena kemudahan akses investasi hanya melalui satu genggaman.

Namun, dinamika pasar global baru-baru ini mengguncang publik setelah otoritas setempat menutup sebuah platform investasi emas di salah satu negara Asia. Kasus tersebut menimbulkan kerugian hingga Rp 30 triliun dan berdampak pada sekitar 150.000 nasabah. Peristiwa ini kembali menegaskan satu prinsip dasar dalam keuangan: kepercayaan lahir dari legalitas dan bukti nyata.

Baca Juga: Pegadaian Kanwil X Jabar Hadirkan Festival Tring! di Trans Studio Mall, Bertabur Bintang dan Promo Emas

Panduan Aman Berinvestasi Emas Digital

Agar Anda dapat berinvestasi dengan tenang, berikut lima hal penting yang wajib Anda cermati sebelum memulai investasi emas digital:

1. Kejelasan Legalitas dan Pengawasan

Izin operasional menjadi aspek utama yang tidak bisa ditawar. Di Indonesia, regulator khusus mengawasi investasi emas digital. Pastikan platform pilihan Anda berada di bawah pengawasan OJK (Otoritas Jasa Keuangan) atau terdaftar resmi di BAPPEBTI (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi). Legalitas ini memberikan perlindungan hukum yang kuat jika sengketa atau kendala muncul di kemudian hari.

2. Kepastian Fisik Emas (Underlying Asset)

Banyak investor sering mengabaikan satu hal penting: apakah angka saldo di aplikasi benar-benar mewakili emas fisik? Platform tepercaya wajib menjamin kepemilikan emas riil dengan rasio 1:1. Artinya, setiap gram emas yang Anda beli harus memiliki wujud fisik yang tersimpan aman di dalam brankas. Dengan begitu, Anda tidak sekadar memegang “emas kertas” tanpa jaminan aset nyata.

3. Transparansi Harga dan Selisih Kurs (Spread)

Dalam investasi emas, selisih antara harga beli dan jual dikenal sebagai spread. Sebelum memutuskan, bandingkan spread antarplatform secara objektif. Platform yang sehat menampilkan harga secara real-time dan transparan tanpa biaya tersembunyi yang muncul saat pencairan dana atau pengambilan emas fisik.

4. Likuiditas dan Kemudahan Pencairan

Tujuan utama investasi adalah ketersediaan dana saat Anda membutuhkannya. Periksa kecepatan proses penarikan dana (buyback) pada platform tersebut. Pastikan juga platform menyediakan opsi pencetakan saldo digital menjadi emas batangan fisik bersertifikat. Fleksibilitas ini memastikan aset Anda dapat berubah menjadi uang tunai atau emas fisik kapan saja tanpa prosedur berbelit.

5. Reputasi dan Keamanan Infrastruktur Digital

Di era siber, rekam jejak perusahaan memegang peranan penting. Tinjau sejarah perusahaan dan pengalaman mereka dalam mengelola aset masyarakat. Selain itu, pastikan aplikasi dilengkapi fitur keamanan berlapis seperti autentikasi dua faktor (2FA) dan enkripsi data untuk melindungi akun dari ancaman peretasan.

Baca Juga: Pegadaian Luncurkan Aplikasi Tring! Investasi Emas Jadi Lebih Mudah Dalam Satu Genggaman

Sikap Selektif Jadi Kunci Hindari Investasi Bermasalah

Menanggapi fenomena tersebut, Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kantor Wilayah X Jawa Barat, Eko Supriyanto, menegaskan pentingnya sikap selektif dan kewaspadaan masyarakat Jawa Barat terhadap tawaran keuntungan yang tidak masuk akal.

“Kami mengimbau masyarakat, khususnya di Jawa Barat, untuk selalu mengedepankan prinsip legal dan logis. Melalui aplikasi Tring! maupun outlet Pegadaian, kami menjamin setiap gram emas digital yang nasabah beli memiliki fisik nyata dan tersimpan aman. Kami ingin masyarakat merasa tenang karena lembaga negara dengan fundamental kuat dan pengawasan ketat mengelola investasi mereka,” ujar Eko Supriyanto.

Eko menambahkan, jaringan outlet Pegadaian yang tersebar luas di Jawa Barat kini semakin mendekatkan akses masyarakat terhadap emas fisik, sekaligus memudahkan proses edukasi dan pendampingan investasi secara langsung.

Baca Juga: Lima Tren Teknologi Utama yang Memengaruhi Sektor Keamanan pada 2026

Senada dengan itu, Direktur Utama PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan, menegaskan bahwa perusahaan menempatkan kepercayaan nasabah sebagai prioritas utama.

“Di Pegadaian, masyarakat dapat mulai menabung dari Rp 10.000 yang langsung kami konversikan menjadi saldo emas. Melalui aplikasi Tring!, nasabah tidak hanya menabung, tetapi juga mendepositokan saldo emas untuk memperoleh margin, bahkan menggadaikan saldo emas saat membutuhkan dana cepat tanpa kehilangan aset,” ujar Damar, Senin (2/2/2026).

Salah satu keunggulan utama Tabungan Emas Pegadaian terletak pada fleksibilitasnya. Nasabah dapat mencetak saldo digital menjadi kepingan logam mulia melalui aplikasi Tring! dan mengambilnya di seluruh outlet Pegadaian atau melalui fasilitas ATM Emas di lokasi strategis.

Investasi emas bukan sekadar mencari keuntungan, tetapi juga menjaga masa depan. Pilihlah platform yang teruji dan terpercaya demi masa depan yang lebih gemilang. (dsp)