sindojabar.com – Pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Persatuan Ummat Islam (PUI) Jawa Barat periode 2026–2031 dirangkaikan dengan Halal bi Halal 1447 Hijriah, menjadi momentum penting dalam memperkuat struktur organisasi sekaligus mempererat silaturahmi pasca Ramadan.
Kegiatan yang digelar pada Selasa (31/3/2026) di Bandung ini berlangsung khidmat sejak pukul 09.00 hingga 11.00 WIB. Sejumlah pengurus, tokoh masyarakat, hingga perwakilan pemerintah turut hadir menyaksikan prosesi pelantikan yang dilanjutkan dengan suasana hangat Halal bi Halal.
Ketua DPW PUI Jawa Barat, H. Safullah Maruf, dalam sambutannya menegaskan bahwa kepengurusan baru harus mampu menjadi motor penggerak organisasi dalam menjawab berbagai tantangan umat di era modern.
Ia menekankan pentingnya konsolidasi internal serta penguatan peran PUI dalam bidang dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.
“Pengurus yang dilantik hari ini diharapkan mampu bekerja lebih solid, terarah, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Jawa Barat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPP PUI, H. Raizal Arifin, menyampaikan bahwa pelantikan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan langkah strategis untuk memperkuat jaringan organisasi dari pusat hingga daerah. Ia juga menegaskan bahwa PUI merupakan organisasi keagamaan kemasyarakatan yang lahir dan tumbuh dari rahim Jawa Barat.
Baca Juga: Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Eks Guru SMK PUI Cirebon Mandek, Korban Minta Kepastian Hukum
Acara tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua Majelis Syuro PUI H. Nurhasan Zaidi serta Ketua Majelis Masyayikh PUI yang juga Gubernur Jawa Barat periode 2008–2018, Dr. H. Ahmad Heryawan (Kang Aher). Kehadiran keduanya menambah nilai strategis dalam perjalanan organisasi PUI di Jawa Barat.
Suasana semakin cair saat Gubernur Jawa Barat saat ini, Kang Dedi Mulyadi, menyampaikan sambutan dengan gaya khasnya. Dalam bahasa Sunda, ia mengangkat filosofi karakter masyarakat Sunda yang dikenal memiliki sifat “pundungan” dan “borangan”.
Menurutnya, kondisi geografis tanah Sunda yang subur turut membentuk karakter masyarakat yang cenderung tidak merantau jauh. Pesan tersebut menjadi refleksi budaya yang relevan dengan gerakan dakwah dan pemberdayaan umat yang dijalankan PUI.
Baca Juga: Rapat Pleno DPD Golkar Jabar Dinilai Tak Demokratis, Peserta Kecewa
47 Pengurus DPW PUI Jabar Resmi Dilantik
Dalam pelantikan ini, DPP PUI secara resmi mengukuhkan 47 pengurus DPW PUI Jawa Barat yang terdiri dari Dewan Pertimbangan Wilayah dan Dewan Pengurus Wilayah dengan struktur yang lengkap dan representatif. Komposisi ini diharapkan mampu memperkuat kinerja organisasi secara lebih terstruktur, responsif, dan kolaboratif.
Usai pelantikan, rangkaian acara dilanjutkan dengan Halal bi Halal 1447 H. Momentum ini dimanfaatkan para peserta untuk saling bermaafan, mempererat ukhuwah, serta menyatukan langkah menghadapi agenda besar organisasi ke depan.
Dengan semangat kebersamaan dan nilai-nilai keislaman yang kuat, PUI Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam membangun masyarakat yang berakhlak, berilmu, dan berdaya, sekaligus menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan umat dan bangsa. (dsp)






