sindojabar.com – PT Pegadaian melalui Kantor Wilayah X Jawa Barat kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam bidang sosial melalui program “Pegadaian Peduli-Dhuafa Tahun 2026”.
Pegadaian secara serentak menyalurkan bantuan kepada sejumlah panti sosial di wilayah Bandung, Cirebon, hingga Tasikmalaya, pada Rabu (1/4/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan Masyarakat, membantu pemenuhan kebutuhan dasar bagi mereka yang membutuhkan dan memperkuat peran Pegadaian dalam memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan sosial. Secara nasional, program ini menyasar 125 lokasi di seluruh Indonesia.
Baca Juga: Pegadaian Kanwil X Jabar Gelar “Ramadan Bareng Tring!” di Trans Studio Mall
Penyaluran Bantuan di Wilayah Jawa Barat Penyaluran bantuan dilakukan dalam bentuk natura, mulai dari paket sembako, peralatan mandi, alat kebersihan, hingga dukungan sarana dan prasarana.
Penyaluran bantuan ini dilakukan secara serentak di berbagai wilayah yang berada dalam cakupan kerja Kantor Wilayah X Jawa Barat, di antaranya:
- Kantor Wilayah: Panti Sosial Asuhan Anak Al-Hilal (102 anak) dan Panti Sosial Asuhan Anak Taman Harapan Muhammadiyah (55 anak).
- Area Bandung 1: LKSA Muhammadiyah Sumur Bandung (75 anak) dan Panti Asuhan Malikul A’la (40 anak).
- Area Bandung 2: Yayasan Anak Yatim Al-Huda (50 anak) dan Rumah Sedekah Yatim Dhuafa Baitul Ukhuwah (140 anak).
- Area Cirebon: Panti Sosial Asuhan Anak Muawanah (35 anak) dan Panti Jompo Werdha Santana (23 lansia).
- Area Tasikmalaya: Panti Asuhan YAMUTI (38 anak) dan Panti Asuhan Rumah Asuh ABI (18 anak).
Baca Juga: Bank bjb Raih Predikat “Excellent” di ICSQ Award 2025, Bukti Nyata Komitmen Pelayanan Nasabah
Masing-masing lokasi menerima bantuan senilai Rp5.000.000, yang dialokasikan sesuai dengan kebutuhan spesifik masing-masing panti.
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kantor Wilayah X Jawa Barat, Eko Supriyanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pemberian bantuan materi, melainkan bentuk silaturahmi dan kehadiran nyata Pegadaian di tengah masyarakat.
Baca Juga: Wakil Ketua DPRD Kab. Bandung, Serahkan Ambulans di HUT ke-24 Demokrat
“Melalui program Pegadaian Peduli-Dhuafa ini, kami ingin memastikan bahwa kehadiran Pegadaian tidak hanya dirasakan dari sisi layanan bisnis saja, tetapi juga memberikan manfaat sosial yang langsung menyentuh masyarakat, khususnya bagi saudara-saudara kita yang berada di panti asuhan, panti jompo, hingga lembaga rehabilitasi. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban operasional panti dan membawa keceriaan bagi para penghuninya,” ujar Eko Supriyanto.
Program Pegadaian Peduli-Dhuafa ini direncanakan akan berlangsung sepanjang tahun 2026 sebagai agenda berkelanjutan dan Pegadaian berkomitmen untuk terus menjadi mitra masyarakat, baik dalam penguatan ekonomi maupun dalam aspek kemanusiaan dan kesejahteraan sosial. (dsp)






