Gempar! KNPI Disebut Terbelah 5 Kubu, Ruli: Kondisi Saat Ini Jadi Alarm Bahaya

Jawa Barat96 Dilihat

SindoJabar.com – Sejarah mencatat pemuda adalah penggerak roda perubahan, dari Boedi Oetomo, Sumpah Pemuda, hingga Reformasi 1998. Namun kini, wadah besar pemuda Indonesia, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), terpuruk dalam krisis identitas parah.

Sekretaris Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Nasional Indonesia Tengku Rully Fachrialsyah SH mengatakan, saat ini, bukan persatuan yang terlihat, melainkan perpecahan semakin runcing.

“Jika dulu hanya dikenal dualisme kepemimpinan, kini KNPI terbelah menjadi lebih dari lima kubu. Masing-masing saling mengaku paling benar dan berlomba mencari legitimasi hukum,” kata Ruli, Jumat (17/4/2026).

Ruli menilai, fenomena ini memunculkan pertanyaan besar. Ke mana arah organisasi ini? Banyak kalangan menilai, KNPI perlahan kehilangan jiwa nasionalisme dan berubah menjadi arena pertarungan elite serta petualang politik.

“Alih-alih memikirkan pemberdayaan generasi muda, energi justru habis terkuras untuk saling menjatuhkan dan memperebutkan kekuasaan. Akibatnya, citra pemuda di mata publik dan pemerintah semakin terdegradasi,” ujar Ruli.

Menurut Ruli, kondisi saat ini menjadi alarm bahaya. Jika pemuda sejak dini di latih dalam budaya perpecahan, maka hal ini akan menjadi virus yang terbawa hingga masa depan bangsa.

“Pemuda adalah miniatur negara esok hari. Jika hari ini mudah di adu domba, bagaimana nanti mereka memimpin Indonesia?” tutur Ruli.

Pemerintah Harus Segera Turun Tangan

Karena itu, kata Ruli, peran pemerintah sangat krusial. Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) di minta tidak hanya sibuk mengurus prestasi olahraga, tetapi juga turun tangan menyelesaikan keruwetan di KNPI.

“Bapak Erik Thohir jika tidak bisa menyelesaikan problem di organisasi KNPI, harus membuat kementerian kepemudaan agar bisa menyelesaikan problem pemuda,” ucap Ruli.

Ruli menyatakan, sudah saatnya pemerintah hadir sebagai penengah dan pemersatu. Pemerintah perlu mengambil alih agar KNPI kembali ke khittah perjuangan.

Yaitu, menjadi tempat kaderisasi sehat, kaya ide, dan berjiwa kritis. “Bukan tempat orang bermain politik,” ujar Ruli.

Menurut Ruli, jalan keluar dari persoalan ini, pertama, pemerintah harus segera menginisiasi Kongres Persatuan KNPI.

Kedua, satukan kembali barisan, kembalikan marwah pemuda dan buktikan bahwa pemuda Indonesia adalah pelopor persatuan, bukan perpecahan.