Sindojabar.com – Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Geologi, Mineral dan Batubara (PPSDM Geominerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menggelar Pelatihan Penyuluh Mitigasi Bencana Geologi bagi masyarakat Jawa Barat pada 8–11 Juni 2026 di salah satu hotel Kabupaten Bandung Barat.
Kegiatan ini dibuka oleh Kepala PPSDM Geominerba, Bayu Nugroho dan dihadiri oleh Plt. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat,Duddy Prabowo beserta jajaran, para pengajar, serta peserta pelatihan.
Pelatihan tersebut diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kapasitas masyarakat dalam melakukan penyuluhan serta menyebarluaskan informasi mitigasi bencana geologi.
Melalui peningkatan kapasitas tersebut, masyarakat diharapkan mampu mendukung upaya pengurangan risiko bencana sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan di wilayah yang memiliki tingkat kerawanan bencana geologi tinggi.
Sebanyak 60 peserta yang berasal dari masyarakat berbagai wilayah di Provinsi Jawa Barat mengikuti pelatihan ini. Para peserta akan mendapatkan pembelajaran dari instruktur yang berasal dari PPSDM Geominerba dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).
Dalam sambutannya, Kepala PPSDM Geominerba menyampaikan bahwa Jawa Barat merupakan salah satu provinsi yang memiliki tingkat kerawanan bencana geologi cukup tinggi, seperti gempa bumi, gerakan tanah, letusan gunung api, hingga potensi tsunami di wilayah tertentu.
Baca Juga:Cuaca Kian Tak Menentu, DPRD Jabar Minta Sistem Peringatan Dini Ditingkatkan
Kondisi tersebut menuntut adanya peningkatan kapasitas masyarakat dalam memahami serta mengantisipasi berbagai potensi bencana geologi.
Menurutnya, upaya pengurangan risiko bencana tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.
Oleh karena itu, keberadaan penyuluh mitigasi bencana geologi menjadi salah satu langkah strategis untuk menyampaikan informasi, edukasi, dan pemahaman kebencanaan secara tepat dan berkelanjutan kepada masyarakat.
“Selama empat hari pelaksanaan, peserta akan memperoleh berbagai materi, antara lain Pengenalan Gempa Bumi, Pengenalan Bahaya Geologi, Mitigasi Bencana Geologi (Sesar Aktif), Teknik Penyuluhan Bencana Geologi, Praktik Kerja Lapangan, serta Simulasi Penyuluhan,” ungkap Bayu Nugroho.
Baca Juga:PPSDM Geominerba Perkuat Kapasitas Personel Penyelamatan Melalui Pelatihan Vertical Rescue
Melalui pelatihan ini, PPSDM Geominerba berharap para peserta mampu menjadi agen edukasi di lingkungan masing-masing sehingga kesadaran, kesiapsiagaan, dan kemampuan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana geologi dapat terus meningkat.
Dengan demikian, risiko dan dampak yang ditimbulkan oleh bencana geologi dapat diminimalkan melalui upaya mitigasi yang lebih efektif dan berkelanjutan.
“Pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen PPSDM Geominerba dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang kebencanaan geologi serta mendukung terwujudnya masyarakat yang tangguh terhadap bencana di Provinsi Jawa Barat,” pungkasnya. (*)






