Bangun Generasi Kritis dan Partisipatif, Ratnawati Dorong Penguatan Pendidikan Demokrasi

Jawa Barat4 Dilihat

sindojabar.com – Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Provinsi Jawa Barat, Hj. Ratnawati, menegaskan pentingnya pendidikan demokrasi sebagai fondasi untuk membangun generasi muda yang kritis, bertanggung jawab, dan peduli terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ratnawati menyampaikan hal tersebut saat melaksanakan agenda Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Pendidikan Demokrasi di SMK Ma’arif Langut, Kabupaten Indramayu, Sabtu (13/6/2026).

Dalam kegiatan itu, Ratnawati hadir bersama suaminya, H. Herman Khaeron, Anggota DPR/MPR RI sekaligus Sekretaris Jenderal Partai Demokrat.

Baca Juga: DPRD Jabar Siap Perkuat Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat Lewat Bank Sampah

Menurut Ratnawati, pendidikan demokrasi tidak cukup hanya menjadi teori di ruang kelas, tetapi harus hadir dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap saling menghargai, toleransi, serta keberanian menyampaikan pendapat secara santun dan bertanggung jawab.

“Generasi muda harus memiliki pemahaman demokrasi yang kuat agar mampu menjadi warga negara yang aktif, kritis, dan berintegritas dalam menghadapi berbagai tantangan zaman,” ujarnya.

Ia menilai sekolah memegang peran strategis untuk menanamkan nilai-nilai demokrasi sejak dini. Lingkungan pendidikan yang sehat dan partisipatif juga mendorong para pelajar membangun budaya dialog, menghormati perbedaan, serta mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan.

Baca Juga: Tanamkan Nilai Demokrasi Sejak Dini, Ratnawati Dorong Pelajar Cirebon Lebih Aktif dan Kritis

Senada dengan Ratnawati, H. Herman Khaeron menegaskan bahwa pendidikan demokrasi memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda sebagai calon pemimpin bangsa.

“Generasi muda merupakan pilar masa depan demokrasi Indonesia. Karena itu, penguatan pendidikan demokrasi di lingkungan sekolah menjadi langkah penting untuk melahirkan pemimpin yang berintegritas, berwawasan kebangsaan, dan mampu menjaga persatuan di tengah keberagaman,” katanya.

Ratnawati juga mengajak seluruh elemen pendidikan memperkuat karakter kebangsaan di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan teknologi digital yang kerap memunculkan polarisasi di masyarakat.

Baca Juga: Saeful Bachri Dorong Pemikiran Kritis Generasi Muda Lewat Dialog Politik Mahasiswa

“Demokrasi yang sehat lahir dari masyarakat yang cerdas dan berkarakter. Karena itu, pendidikan menjadi investasi penting untuk menjaga persatuan sekaligus melahirkan pemimpin-pemimpin masa depan yang berkualitas,” katanya.

Antusiasme para siswa dan siswi SMK Ma’arif Langut tampak begitu tinggi sepanjang kegiatan berlangsung. Mereka aktif mengikuti jalannya dialog dengan mengajukan berbagai pertanyaan mengenai praktik demokrasi, peran generasi muda dalam kehidupan berbangsa, hingga pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman.

Diskusi yang berlangsung secara terbuka dan interaktif itu memberikan kesempatan kepada para pelajar untuk berdialog langsung dengan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat serta memperluas wawasan mereka tentang nilai-nilai demokrasi.

Baca Juga: Bangun Kesadaran Politik Generasi Muda, Ratnawati Ajak Pelajar Cirebon Pahami Demokrasi

Kegiatan pengawasan yang berlangsung interaktif tersebut tidak hanya menjadi bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan DPRD Provinsi Jawa Barat, tetapi juga menjadi sarana edukasi yang memperkuat pemahaman pelajar mengenai pentingnya partisipasi aktif dalam kehidupan demokrasi yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

Melalui dialog yang hidup dan penuh partisipasi, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan karakter kebangsaan yang kuat sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang peduli, kritis, dan bertanggung jawab terhadap masa depan bangsa. (dsp)