Demokrat Jabar Perkuat Kader dan Evaluasi Legislator Menuju Pemilu 2029

SindoJabar, Bandung – Partai Demokrat Jawa Barat terus memperkuat konsolidasi internal sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pemilu 2029.

Penguatan kapasitas kader dan evaluasi kinerja anggota legislatif menjadi perhatian melalui kegiatan Pendidikan Politik (Dikpol) dan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang digelar secara berkala.

Langkah tersebut tidak hanya diarahkan untuk memperkuat organisasi, tetapi juga mendorong kader agar semakin memahami kebutuhan masyarakat serta mampu menjalankan peran politik secara lebih efektif.

Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron, mengapresiasi konsistensi DPD Partai Demokrat Jawa Barat yang terus menggelar pendidikan politik hingga ke tingkat kabupaten dan kota.

“Jawa Barat termasuk yang melaksanakan Dikpol secara berkala dan intensitasnya banyak. Bahkan Dikpol bukan hanya dilakukan di tingkat provinsi, tetapi provinsi melakukan di daerah-daerah,” kata Herman Khaeron kepada awak media di sela kegiatan Dikpol di Bandung, Senin (24/8/2026).

Baca Juga: Demokrat Jawa Barat fokus pada literasi digital untuk kader dan legislator

Menurut Herman, pendidikan politik menjadi ruang penting untuk meningkatkan kapasitas kader sekaligus memperkuat kedekatan partai dengan masyarakat.

“Ini adalah sebagai upaya untuk terus meningkatkan kapasitas kader Partai Demokrat, bukan hanya untuk meningkatkan konsolidasi dan solidaritas kader, tetapi juga memberikan kontribusi serta solusi nyata bagi persoalan masyarakat,” ujarnya.

Herman mengatakan, kekompakan kader menjadi salah satu modal penting dalam menghadapi agenda politik mendatang. Terlebih, DPD Partai Demokrat Jawa Barat akan memasuki Musyawarah Daerah (Musda) ke-6.

Ia juga menyampaikan pesan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) agar seluruh kader menjaga persatuan di tengah perbedaan pandangan.

“Pesan Mas AHY tetap menjaga solidaritas. Modal utama untuk memenangkan Pemilu 2029 adalah persatuan seluruh kader yang ada di Jawa Barat. Boleh berbeda pandangan atau masukan, tetapi jangan sampai menjadi perpecahan,” tegas Herman.

Baca Juga: Lewat Pendidikan Politik, Demokrat Jabar Matangkan Kesiapan Saksi Pemilu 2029

Menurutnya, kader Demokrat harus mampu menghadirkan manfaat bagi masyarakat melalui kerja nyata.

“Terlalu banyak orang membuat masalah, maka kader Demokrat harus membuat solusi,” imbuhnya.

Sementara terkait elektabilitas AHY dalam sejumlah survei nasional, Herman menyebut hasil tersebut menjadi tambahan motivasi bagi kader untuk terus bekerja. Namun, ia menegaskan Demokrat belum membahas arah pencalonan presiden maupun wakil presiden.

“Hasil survei ini kami jadikan motivasi dan spirit untuk tetap bekerja yang terbaik untuk rakyat. Mas AHY sebagai pemimpin muda memiliki prospek besar ke depan, meski sampai saat ini kami belum membicarakan persoalan capres dan cawapres,” tuturnya.

Baca Juga: Demokrat Jabar Gelar Aksi Langit Biru di 27 Lokasi

Evaluasi Legislator Berbasis Aspirasi Masyarakat

Di sisi lain, Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat, Anton Sukartono Suratto, mengatakan evaluasi terhadap anggota DPRD dari Fraksi Demokrat dilakukan secara rutin setiap bulan.

Evaluasi tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan para legislator tetap menjalankan fungsi keterwakilan dengan baik, terutama dalam menyerap aspirasi dan menjaga komunikasi dengan masyarakat.

“Kita bedah satu per satu, apa sih yang kurang dari anggota dewan kita, apakah kurang menyerap aspirasi atau bagaimana komunikasi politiknya. Intinya kita perbaiki semua sehingga 2029 kita bisa menambah kursi dan Demokrat kembali menjadi juara di Jawa Barat,” kata Anton.

Baca Juga: Legislator Demokrat Dorong Pemerintah Atasi Kenaikan Harga Telur dan Daging Ayam

Menurut Anton, peningkatan perolehan kursi pada Pemilu 2029 harus dibangun melalui kerja konsisten di tengah masyarakat. Karena itu, anggota legislatif didorong untuk terus hadir, mendengar dan memahami kebutuhan warga.

“Intinya mendengarkan, terus berusaha menyerap aspirasinya, dan berusaha mewujudkan apa yang diinginkan oleh masyarakat,” pungkasnya. (dsp)