Bluebird Cetak Hasil Impresif, Pendapatan 2025 Capai Rp5,7 Triliun

Ekonomi Bisnis57 Dilihat

sindojabar.com – PT Blue Bird Tbk (BIRD) mencatatkan kinerja keuangan gemilang sepanjang tahun buku 2025. Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp5,7 triliun atau tumbuh 13,2 persen secara tahunan (year on year/YoY), menjadi capaian tertinggi sejak era disrupsi teknologi transportasi.

Pertumbuhan ini ditopang oleh performa solid di seluruh lini bisnis, baik layanan taksi maupun non-taksi, yang secara kolektif mendorong peningkatan pendapatan perusahaan.

Dari sisi profitabilitas, Bluebird mencatatkan EBITDA sebesar Rp1,34 triliun dan laba bersih Rp643,4 miliar, yang juga mengalami pertumbuhan dibandingkan tahun sebelumnya. Capaian ini menunjukkan keberhasilan perusahaan tidak hanya beradaptasi dengan perubahan industri, tetapi juga melampaui performa sebelum kehadiran layanan ride-hailing.

Baca Juga: Jelang Ramadan dan Lebaran, Bluebird Hadirkan Taksi Listrik Perdana di Kota Bandung

Direktur Utama PT Blue Bird Tbk, Andre Djokosoetono, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil konsistensi perusahaan dalam menjaga kualitas layanan di tengah berbagai investasi strategis.

“Pencapaian ini mencerminkan konsistensi kinerja di tengah investasi berkelanjutan untuk peremajaan armada, peningkatan kesiapan layanan, serta pengembangan kapabilitas digital. Kami terus mempercepat langkah untuk memperkuat posisi sebagai perusahaan Mobility-as-a-Service dengan solusi mobilitas multimoda,” ujar Andre.

Sepanjang 2025, Bluebird menambah sekitar 1.800 unit armada baru sehingga total armada kini mencapai lebih dari 26.000 unit, termasuk kendaraan listrik. Perseroan juga memperluas jaringan operasional dengan meningkatkan jumlah pool menjadi 58 lokasi dan pangkalan hingga lebih dari 1.300 titik strategis di berbagai kota.

Baca Juga: DPRD Jabar Benahi Kinerja BUMD yang Belum Optimal

Penguatan kanal digital turut menjadi pendorong utama pertumbuhan. Aplikasi MyBluebird mencatat peningkatan pengguna lebih dari 30 persen, dengan kontribusi transaksi mencapai sekitar 40 persen dari total pemesanan. Sementara itu, fitur Fixed Price mengalami lonjakan penggunaan hingga dua kali lipat, mencerminkan preferensi pelanggan terhadap kepastian tarif.

Dalam aspek keberlanjutan, Bluebird terus menambah armada kendaraan listrik yang dioperasikan melalui layanan Bluebird dan Goldenbird di sejumlah kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, dan Medan.

Di sisi sosial, berbagai program juga terus dijalankan, di antaranya Kartini Bluebird untuk pemberdayaan keluarga pengemudi, Beasiswa Bluebird Peduli, hingga program umrah bagi mitra pengemudi dan karyawan. Secara keseluruhan, inisiatif ini telah menjangkau lebih dari 70.000 penerima manfaat.

Baca Juga: Transaksi Digital Pegadaian Catat Lonjakan Empat Kali Lipat Sepanjang 2025

Komitmen terhadap prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) juga mendapat pengakuan, dengan konsistensi Bluebird masuk dalam indeks ESGQ 45 IDX KEHATI dan ESG SL IDX KEHATI.

Strategi 2026: Gerak Cepat, Layan Tepat

Memasuki 2026, Bluebird mengusung strategi “Gerak Cepat, Layan Tepat, Tumbuh Pesat” sebagai respons terhadap dinamika industri dan perubahan kebutuhan pelanggan.

Perseroan akan fokus pada ekspansi adaptif ke kota-kota strategis, memperkuat ekosistem layanan sesuai karakter wilayah, serta mengembangkan model layanan yang lebih fleksibel untuk menjangkau kebutuhan pelanggan yang semakin beragam.

Baca Juga: Bisnis Makin Solid, Pegadaian Catatkan Laba Bersih 8,34 T di Tahun 2025

Bluebird menegaskan bahwa strategi pertumbuhan tidak berorientasi pada persaingan harga, melainkan pada peningkatan relevansi layanan. Perusahaan juga akan mengoptimalkan berbagai saluran distribusi, baik melalui platform digital internal maupun kemitraan eksternal.

“Ke depan, kami akan terus mendorong pertumbuhan berkelanjutan melalui fokus pada kualitas layanan, relevansi solusi, serta eksekusi yang presisi. Dengan strategi yang disiplin dan adaptif, kami optimistis tetap menjadi pilihan utama dalam memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat,” tutup Andre. (dsp)