SindoJabar, BANDUNG – Sebanyak 10 unit bus DAMRI yang sudah tidak beroperasi di Pool DAMRI, Jalan Kebonkawung, Kelurahan Pasirkaliki, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung, ludes terbakar, Minggu (8/11/2026). Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 16.30 WIB.
Dugaan awal, kebakaran tersebut terjadi akibat korsleting listrik di salah satu bus. Selain 10 unit bus, api juga merembet ke rumah warga di sekitar pool DAMRI. Sebanyak 13 rumah warga ludes dilumat si jago merah.
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Diskarmatan) Kota Bandung mengerahkan sejumlah mobil pemadam untuk menjinakkan api. Saat ini, api telah padam.
Namun petugas masih melakukan pendinginan dengan menyemprotkan air ke bus yang terbakar guna mencegah api kembali menyala.
Kapolsek Cicendo AKP Darno mengatakan, untuk penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Setelah pemadaman selesai, petugas kepolisian akan memasang police line di lokasi kejadian.

Satu Korban Sesak Napas
“Sebanyak 10 unit bus yang terbakar. Kemudian 13 rumah yang juga ikut terbakar. Untuk korban, ada satu orang yang sesak napas. Korban telah mendapatkan penanganan medis,” kata Kapolsek Cicendo kepada wartawan. Berdasarkan informasi yang di peroleh, korban sesak napas bernama Chairun (15).
AKP Darno menyatakan, berdasarkan keterangan saksi, kebakaran berawal dari bus. Namun bus yang terbakar tersebut, sudah tidak beroperasi. “Kalau rumah warga yang terdampak, sesuai keterangan dari Bu RT, itu ada 13 unit,” ujar AKP Darno.
Wadanton 2 Damkarmatan Gunawan Suryadi mengatakan, saat petugas datang, api telah membakar beberapa bus. Karena angin kencang, kebakaran semakin melebar, lalu merembet ke rumah warga.
“Rumah warga yang terbakar jenis semi permanen. Jadi cepat sekali terbakarnya. Yang jadi masalah, akses ke rumah warga itu susah. Jadi kita penanganan kami menangani kobaran yang membakar bus karena di sini sumber apinya. Lalu kami memadamkan api di rumah warga,” kata Gunawan.
Sementara itu, berdasarkan keterangan Andriana selaku petugas keamanan Pool DAMRI, kronologi kejadian berawal saat salah satu bus di pojok kanan mengeluarkan asap dan api yang kemudian membesar.
Sekuriti pool DAMRI melakukan penanganan awal menggunakan APAR dan alat seadanya, tetapi tidak berhasil. Kemudian, sekuriti melaporkan kejadian itu ke Emergency Call Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandung di nomor 022-113.






