Echoes of Hope di Sabuga ITB, Ratusan Siswa Kobarkan Semangat untuk Palestina

SindoJabar, BANDUNG – Hampir 400 siswa Sekolah Islam Cendekia Muda terlibat dalam pertunjukan besar bertajuk Echoes of Hope yang mengangkat isu kemanusiaan dan perjuangan kemerdekaan Palestina.

Pertunjukan tersebut dikemas melalui drama musikal, musik, tari, dan berbagai karya seni. Selama kurang lebih dua bulan, para siswa berlatih sekaligus mendapatkan pembelajaran tentang kepedulian, empati, karakter, kerja sama, dan nilai kemanusiaan.

Kegiatan berlangsung di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) ITB, Bandung, Sabtu (7/11/2026). Para siswa menyampaikan pesan tentang kemanusiaan, harapan, serta cita-cita kemerdekaan Palestina melalui perpaduan seni dan drama musikal.

Baca Juga: SBM ITB Industrial Summit 2026 Dorong Transformasi Ekonomi di Era Teknologi

Hampir 400 Siswa Terlibat dalam Pertunjukan

Ahmad Gagah Gattuso mengatakan, Palestina dipilih karena penderitaan rakyatnya telah berlangsung puluhan tahun. Melalui pertunjukan tersebut, pihaknya ingin menggunakan seni sebagai media untuk menyuarakan kondisi yang dialami masyarakat Palestina.

“Kami berharap drama ini bisa membuka kembali hati yang sempat lupa bahwa saudara-saudara kita di sana membutuhkan suara kita. Palestina pasti merdeka,” ujar Ahmad.

Menurutnya, hampir 400 siswa terlibat langsung dalam pertunjukan, mulai dari pemeran drama, penari, pemusik, ansambel hingga bagian pendukung lainnya.

Baca juga: Ribuan Massa Padati Long March Bela Palestina di Bandung

Lelang Lukisan Al-Aqsha Galang Dana Rp200 Juta

Selain pertunjukan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari aksi penggalangan dana untuk Palestina. Dua lukisan bergambar Masjid Al-Aqsha dilelang dan berhasil menggalang dana lebih dari Rp200 juta yang akan disalurkan untuk membantu masyarakat Palestina.

Sementara itu, Ulfah Haldha T mengatakan isu Palestina tidak semata-mata berkaitan dengan konflik suatu wilayah, tetapi juga menyangkut persoalan kemanusiaan dan keadilan.

“Sebagai lembaga pendidikan Islam, kami merasa perlu menumbuhkan kepedulian tersebut sejak dini. Anak-anak perlu memahami bahwa kepedulian terhadap sesama bukan sekadar rasa iba, tetapi juga bagian dari nilai keimanan dan tanggung jawab kemanusiaan,” katanya.

Baca juga: IBS Foundation Gaungkan Solidaritas untuk Palestina Lewat Kampanye Voices for Gaza

Ulfah menuturkan, Echoes of Hope menjadi ruang bagi siswa untuk menyalurkan bakat sekaligus menyampaikan pesan kemanusiaan. Seni dipilih karena mampu menyampaikan cerita dan emosi yang terkadang sulit disampaikan hanya melalui kata-kata.

Kegiatan tersebut juga melibatkan dukungan orang tua, mulai dari mendampingi latihan, membantu kebutuhan kostum dan perlengkapan, mendukung penggalangan dana, hingga menjadi bagian dari pendukung pertunjukan.

Menurut Ulfah, kepedulian terhadap Palestina tidak berhenti melalui satu kegiatan. Sekolah terus menanamkan nilai solidaritas dan kemanusiaan melalui pembelajaran, karya kreatif, seminar, halaqah, serta doa.

“Kami ingin setelah acara ini selesai, kepedulian anak-anak tidak ikut selesai,” pungkasnya. (*)