Bandung Bakal Dibanjiri Wisatawan, UMKM hingga Hotel Diprediksi Kebanjiran Cuan Saat Long Weekend

Headline2 Dilihat

Sindojabar.com – Kota Bandung diperkirakan akan mengalami lonjakan wisatawan besar-besaran selama libur panjang pertengahan Mei 2026. Momen ini dinilai bukan hanya menjadi pesta hiburan dan budaya, tetapi juga peluang emas yang mampu menggerakkan roda ekonomi Kota Kembang secara signifikan.

Perputaran uang diprediksi meningkat tajam seiring membludaknya wisatawan yang datang untuk menikmati rangkaian agenda budaya, olahraga, hingga euforia pertandingan sepak bola yang dipusatkan di Bandung.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, salah satu agenda utama yang diprediksi menjadi magnet wisata adalah puncak perayaan Milangkala Tatar Sunda yang berlangsung selama dua hari.

“Bandung akan menjadi pusat perayaan budaya Sunda dengan berbagai kegiatan besar yang dipastikan menarik perhatian wisatawan,” ujar Farhan di Balai Kota Bandung, Rabu 13 Mei 2026.

Tak hanya agenda budaya, berbagai event olahraga juga ikut mendongkrak potensi kunjungan wisatawan. Salah satunya lomba lari berskala nasional yang menghadirkan peserta dari berbagai kota di Indonesia. Kehadiran ribuan peserta dan pendamping diprediksi akan mendorong peningkatan okupansi hotel serta konsumsi di sektor kuliner.

Di tengah harga tiket pesawat yang terus melonjak, Bandung dinilai menjadi destinasi alternatif favorit masyarakat karena menawarkan akses yang relatif lebih murah dengan pilihan wisata yang lengkap. Kondisi ini membuat arus wisatawan diperkirakan meningkat tajam sejak akhir pekan dimulai.

Kawasan wisata populer seperti Jalan Braga, Dago, Lembang, pusat kuliner, hingga factory outlet diprediksi dipadati pengunjung. Aktivitas belanja wisatawan diyakini bakal memberikan efek domino terhadap pendapatan pelaku UMKM, pedagang kaki lima, restoran, hingga industri kreatif lokal.

Suasana Bandung juga diperkirakan semakin semarak menjelang pertandingan Persib Bandung melawan PSM Makassar. Potensi konvoi suporter setelah pertandingan menjadi perhatian serius pemerintah daerah dan aparat keamanan karena diprediksi memicu lonjakan mobilitas di pusat kota.

Pemerintah Kota Bandung bersama kepolisian kini mulai menyiapkan pengamanan, rekayasa lalu lintas, hingga pengawasan di titik-titik wisata untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan dan menjaga kenyamanan wisatawan.

Farhan memastikan seluruh perangkat daerah akan bersiaga penuh selama masa libur panjang berlangsung.

“Pokoknya 16-17 Mei Bandung akan ceria,” katanya.

Lonjakan wisatawan selama libur panjang ini diprediksi menjadi momentum penting bagi pemulihan ekonomi lokal. Tingginya okupansi hotel, meningkatnya transaksi kuliner, ramainya pusat belanja, hingga naiknya penggunaan transportasi wisata diperkirakan mampu mendongkrak pendapatan pelaku usaha di Kota Bandung.

Pelaku UMKM dan ekonomi kreatif menjadi sektor yang paling berpotensi merasakan dampak positif. Dengan ribuan wisatawan diperkirakan memadati Bandung, libur panjang kali ini diyakini dapat menjadi salah satu motor penggerak ekonomi daerah pada kuartal kedua tahun 2026.