SindoJabar, BANDUNG – Kasus dugaan keracunan makanan yang dialami ratusan pengunjung restoran Korea 88 Seoul di Paskal 23, Kota Bandung, viral di platform Threads.
Sejumlah pengunjung mengeluhkan gangguan kesehatan setelah menyantap makanan di restoran tersebut pada Jumat (2/10/2026) hingga Sabtu (3/10/2026). Keluhan yang disampaikan di antaranya diare parah, mual, muntah, demam tinggi hingga menggigil.
Baca Juga:DPRD Jabar Prihatin Keracunan MBG Kembali Terjadi
Keluhan tersebut ramai disampaikan sejumlah pengguna Threads yang mengaku menjadi pengunjung restoran 88 Seoul. Mereka menyebut mengalami gejala beberapa jam hingga sehari setelah menyantap makanan di restoran tersebut.
Salah satunya akun @arlaghnaa yang menceritakan pengalamannya setelah menyantap makanan di restoran Korea tersebut pada Jumat (2/10/2026) malam.
Dalam unggahannya, ia mengaku mengalami diare, mual, muntah dan demam tinggi pada keesokan harinya hingga harus menjalani rawat inap.
Baca Juga:Dinkes Bandung Ajak Warga Lengkapi Imunisasi Campak
Keluhan serupa disampaikan akun @13fairydust. Ia mengaku menu ayam tangsuyuk yang disantapnya sempat mengeluarkan aroma tidak sedap. Namun, karena rasanya dinilai masih aman, makanan tersebut tetap dikonsumsi.
Keesokan harinya, tiga dari empat orang yang menyantap makanan tersebut disebut mengalami gejala serupa, mulai dari diare, nyeri badan, demam, menggigil hingga perut melilit.
Sementara itu, akun @wickhaemstriae mengaku dirinya dan suaminya mengalami diare selama dua hari setelah menyantap makanan di restoran tersebut.
Dalam unggahannya, ia menyebut dirinya tengah menjalani kehamilan trimester pertama. Sementara suaminya bahkan harus mendapatkan infus setelah mengalami demam hingga 39 derajat Celsius.
Baca Juga:Aktivis Neni Nur Hayati Jadi Korban Doxing, Pemprov Jabar Diduga Terlibat
Kasus tersebut semakin ramai setelah akun @Shiellalarencia menyebut jumlah korban yang mengalami dugaan keracunan setelah makan di restoran Korea tersebut mencapai 284 orang pada Sabtu (3/10/2026).
Informasi mengenai jumlah korban tersebut kemudian mendapat perhatian Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung. Dinkes disebut telah meminta keterangan terkait kejadian tersebut dan melakukan investigasi langsung ke restoran 88 Seoul di Paskal 23.
Investigasi dilakukan untuk memastikan kejadian yang dialami para pengunjung, termasuk menelusuri kemungkinan sumber gangguan kesehatan serta makanan yang dikonsumsi para korban.
Hingga kini, belum ada kesimpulan resmi mengenai penyebab gangguan kesehatan yang dialami para pengunjung. Pemeriksaan dan investigasi masih dilakukan oleh Dinkes Kota Bandung.
Baca Juga:Keracunan Tinggi, DPRD Jabar Dorong Pengelolaan MBG Mandiri di Sekolah dan Pesantren
Kasus tersebut sebelumnya viral setelah sejumlah pengunjung membagikan pengalaman mereka melalui Threads. Para pengunjung berharap penanganan kasus segera selesai dan kerugian yang mereka alami dapat ditindaklanjuti. (*YM)






