Menurutnya, penguatan sekolah unggulan harus tetap diiringi perhatian terhadap sekolah lain agar seluruh lembaga pendidikan dapat berkembang secara merata.
“Kita dorong yang unggul menjadi lebih unggul, tapi yang di bawah juga harus kita perhatikan agar bisa ikut berkembang,” ujar Yamin dikutip, Kamis (28/5/2026).
Baca Juga: Sekolah Maung Diproyeksikan Jadi Model Pemerataan Kualitas Pendidikan
Ia juga menilai peningkatan kualitas sekolah unggulan membutuhkan dukungan anggaran, tenaga ahli, serta fasilitas yang memadai untuk menciptakan lulusan yang siap bersaing.
“Ketika ingin menciptakan manusia yang siap pakai, tentu harus ada dukungan tenaga ahli dan fasilitas yang memadai,” katanya.
Selain itu, A Yamin turut menyoroti penataan rombongan belajar (rombel) dalam kebijakan pendidikan. Ia menilai jumlah siswa di setiap kelas perlu dibuat lebih ideal agar proses pembelajaran berjalan efektif.
Baca Juga: Pembangunan Terintegrasi di Bogor Dipercepat, Jalur Alternatif Puncak Segera Dibangun
“Kalau muridnya lebih ideal, interaksi antara guru dan siswa pasti lebih maksimal,” ujarnya.
Meski demikian, ia menyebut pihak DPRD masih menunggu penjelasan teknis secara menyeluruh dari pemerintah provinsi terkait juklak dan juknis program Sekolah Maung yang saat ini masih disusun. (*)